Skip to main content

Tugas Dan Tanggung Jawab Guru Sebagai Pendidik Profesional

Tugas Dan Tanggung Jawab Guru Sebagai Pendidik Profesional - Sebagai pendidik yang profesional, guru memiliki tugas dan tanggung jawab yang besar untuk mencerdaskan bangsa. Menjadi seorang guru membutuhkan dedikasi yang tinggi terhadap pekerjaan. Dan menjadi guru tidaklah pernah semudah itu. Karena itu, dibutuhkan pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk dapat menjadi pengajar yang disukai oleh siswa dan tetap mengutamakan pencapaian tujuan pembelajaran sesuai dengan kurikulum yang telah disusun.

Tugas Dan Tanggung Jawab Guru Sebagai Pendidik Profesional
Tugas Dan Tanggung Jawab Guru Sebagai Pendidik Profesional

Untuk dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagaimana mestinya, selain dapat menerapkan model-model pembelajaran terpadu, guru juga harus tahu kewajibannya dan seperti apa job deskripsinya. Oleh sebab itu, untuk lebih mendalami tentang guru, hari ini kita akan secara khusus membahas tentang peran, fungsi, tugas dan tanggung jawab guru.

Peran Guru Vs Teknologi Di Era Globalisasi


Salah satu pertanyaan yang pertama muncul ketika saya belajar Artificial Intellegence (Kecerdasan Buatan) adalah "Bisakah guru digantikan oleh mesin canggih seperti sistem pakar"?

Jawabannya tentu saja bisa. Tapi apakah akan jauh lebih efektif? Tentu tidak, mungkin faktor efisien terpenuhi tapi tidak akan efektif. Karena tugas dan tanggung jawab guru tidak hanya sebatas masuk di kelas dan membawakan materi yang seyogyanya memang dapat ditemukan di internet.

Namun tugas guru lebih dari pada itu. Seorang guru memiliki peran, tugas dan tanggung jawab terhadap peserta didiknya. Guru sangat berperan dalam membentuk watak, mental dan nilai-nilai moral yang tidak dapat dilakukan oleh mesin canggih sekalipun.

Karena itu, menggantikan guru dengan mesin-mesin canggih sekalipun tidak akan efektif dalam membina mental anak dan nilai-nilai kemanusiaan. Peran seperti itulah yang membuat guru tidak dapat tergantikan sekalipun oleh mesin-mesin tercanggih.

Tugas Guru


Tugas guru secara umum adalah mendidik. Tapi seperti yang dikatakan di atas, tugas pendidik hanyalah salah satu dari sekian banyak tugas-tugas guru.

Berikut beberapa tugas guru di sekolah.

1. Guru Sebagai Pengajar


Guru sebagai pengajar bertugas untuk membuat dan merancang program pengajaran dan melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan program yang telah disusun.

2. Guru Sebagai Pendidik


Saya pernah mendengar ungkapan bahwa pengajar dan pendidik itu memiliki perbedaan. Pengajar mengajarkan dari yang tidak tahu menjadi tahu dimana hal itu bisa bernilai positif atau negatif, sementara pendidik lebih berfokus pada kematangan berpikir untuk melakukan hal-hal yang positif saja.

Guru sebagai pendidik bertugas untuk untuk mengarahkan peserta didik pada tingkat kedewasaan yang berkepribadian sempurna.

3. Guru Sebagai Pemimpin


Untuk dapat menjadi guru, seseorang harus memiliki jiwa kepemimpinan. Bukan hanya menjadi pemimpin peserta didik tapi dimulai dari menjadi pemimpin diri sendiri. Selain itu, citra guru dalam masyarakat juga sangat penting karena seringkali perilaku guru menjadi cerminan dan contoh masyarakat.

Tugas Utama Seorang Guru Menurut Debdikbud


1. Tugas Guru Dalam Bidang Profesi


Guru termasuk profesi, yaitu pekerjaan yang membutuhkan keahlian dan keterampilan khusus yang diperoleh dari latihan atau pendidikan formal. Karena itu, menjadi seorang guru secara formal di sekolah tidak dapat dilakukan oleh sembarang orang.

Tugas guru dalam bidang profesi artinya guru harus memiliki profesionalisme yang tinggi dalam pekerjaan seperti mendidik peserta didik agar memiliki nilai-nilai kehidupan, mengajar untuk mengembangkan wawasan dan pengetahuan tentang suatu ilmu, dan melatih untuk mengembangkan keterampilan-keterampilan peserta didik. Dan tentu saja, guru harus menjunjung tinggi kode etik profesi guru sebagai tenaga pendidik yang peranannya cukup sentral dalam memajukan bangsa.

2. Tugas Guru Dalam Bidang Kemanusiaan


Sekolah menjadi rumah kedua yang membuat siswa banyak menghabiskan waktu di sekolah juga secara otomatis menjadikan guru sebagai orang tua kedua. Karena itu, guru harus mendukung dan memberikan motivasi kepada anaknya di sekolah untuk terus belajar dengan giat dan tekun.

Selain itu, guru juga harus mampu memahami karakter dan sifat dari peserta didiknya.

3. Tugas Guru Dalam Bidang Kemasyarakatan


Selain mengajar siswa-siswi di sekolah, guru juga harus bisa menjadi teladan di lingkungannya. Seorang guru dimanapun berada harus mampu menanamkan nilai-nilai kehidupan dan moral kepada masyarakat sekitar.

Guru harus mendidik dan mengajar masyarakat untuk bermoral pada Pancasila. Karena itu, seorang guru harus bisa memahami tugasnya tidak hanya sebatas di sekolah tapi juga di tengah-tengah masyarakat.

Peran Guru Sebagai Pengajar Dalam Proses Belajar Mengajar


Hasil belajar peserta didik ditentukan oleh seberapa besar peran dan kompetensi seorang guru. Karena itu, dalam proses belajar dan mengajar dan menjalankan tugasnya, guru harus selalu siap belajar untuk meningkatkan kompetensi yang dimilikinya.

Adams & Decǝy dalam Basic Principles of Student Teaching mengemukakan tentang peranan dan kompetensi guru dalam proses belajar mengajar sebagai berikut.

1. Guru Sebagai Organisator


Guru memiliki peran utama dalam proses pembelajaran yang harus dapat dipertanggungjawabkan, baik secara formal kepada pihak yang menugaskan maupun secara moral kepada peserta didik dan Tuhan.

2. Guru Sebagai Demonstrator


Guru sebagai demonstrator, lecturer, atau pengajar, guru harus menguasai bahan dan materi pelajaran dan mendemonstrasikan model-model pembelajaran yang menarik agar proses pembelajaran dapat diterima dengan baik dengan tujuan yang tidak meleset dari kurikulum yang sudah disusun.

3. Guru Sebagai Pengelola kelas (Learning Manager)


Guru harus mampu mengelola kelas dan sekolah agar menjadi lingkungan belajar yang benar-benar efektif dan menarik dalam menuntut ilmu. Guru harus mampu menciptakan suasana belajar yang menantang yang dapat merangsang peserta didik untuk terus belajar.

4. Guru Sebagai Fasilitator


Guru sebagai fasilitator harus memberikan fasilitas dan kemudahan dalam proses pembelajaran.

5. Guru Sebagai Mediator


Guru dituntut untuk memiliki pengetahuan, pemahaman dan keterampilan untuk menggunakan media sebagai alat komunikasi yang efektif dalam proses belajar mengajar.

6. Guru Sebagai Inspirator


Sebagai inspirator, guru harus memberikan petunjuk tentang cara belajar yang baik kepada peserta didik untuk meningkatkan kemajuan belajar.

7. Guru Sebagai Motivator


Guru sebagai motivator harus mampu mendorong anak didik untuk tetap semangat dan aktif dalam proses belajar.

8. Guru Sebagai Klimator


Guru memiliki peran dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan.

9. Guru Sebagai Inisiator


Sebagai inisiator, guru harus siap menjadi pencetus ide-ide untuk kemajuan dalam dunia pendidikan dan pengajaran.

10. Guru Sebagai Evaluator


Sebagai evaluator, guru berperan dalam memberikan penilaian dan evaluasi terhadap peserta didik. Tujuan dari evaluasi adalah untuk mengetahui apakah tujuan pembelajaran telah tercapai dan apa yang harus dilakukan selanjutnya.

11. Guru Sebagai Kulminator


Guru berperan dalam mengarahkan proses belajar secara bertahap dari awal hingga akhir (kulminasi).

Secara singkat, peran guru sebagai pengajar dapat diringkas sebagai berikut.
  1. Menguasai materi bahan pengajaran.
  2. Melaksanakan proses belajar mengajar di kelas dan sekolah.
  3. Mengevaluasi proses dan hasil belajar mengajar.

Peran Guru Sebagai Pembimbing


Guru sebagai pembimbing memberikan pengarahan dan bimbingan kepada pelajar dalam memecahkan masalah yang ada, bukan hanya terkait dengan kegiatan akademik di sekolah tapi juga kegiatan non akademis di luar sekolah.

Peran Guru Sebagai Administrator


Guru sebagai administrator berperan dalam bidang proses belajar mengajar seperti mengelola kelas sesuai dengan prosedur dan mekanisme dan tetap mengedepankan kode etik profesi dalam menjalankan tugasnya.

Berikut beberapa peran guru dalam kaitannya dengan pengadministrasian.
  1. Pengambil inisiatif dalam kegiatan pendidikan serta turut serta dalam memikirkan kegiatan-kegiatan pendidikan.
  2. Guru berperan sebagai wakil masyarakat yang yang dapat mencerminkan nilai-nilai moral bagi lingkungan.
  3. Guru bertanggungjawab dalam melestarikan kebudayaan dan mewariskannya kepada generasi muda melalui pengetahuan.
  4. Guru sebagai penegak disiplin.
  5. Selain sebagai pengajar, guru juga bertanggungjawab sebagai pelaksana administrasi pendidikan.
  6. Guru berperan sebagai pemimpin generasi muda yang berperan aktif dalam masyarakat.
  7. Guru sebagai penerjemah menyampaikan setiap perkembangan dan masalah-masalah dalam dunia pendidikan.

Tanggung Jawab Guru


Tanggung jawab guru tidak sebatas mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didiknya, namun lebih kepada membentik mental dan kepribadian peserta didiknya. Guru profesional dinilai bukan dari apa yang mereka katakan tapi dari sikap dan peran dalam kehidupan bermasyarakat. Karena peserta didik lebih banyak menilai guru dari kepribadian dari pada pengetahuan guru itu sendiri.

1. Tanggungjawab Intelektual


Guru memiliki tanggungjawab intelektual berupa penguasaan materi pembelajaran dan mendalam. Dan yang tidak kalah penting adalah kemampuan dalam memodelkan macam-macam pembelajaran yang efektif bagi kemajuan peserta didik.

2. Tanggungjawab Profesi


Guru sebagai pendidik memiliki tanggungjawab terhadap hasil belajar peserta didik. Karena itu, penting bagi guru untuk memahami karakter peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi belajar yang pada akhirnya bertujuan untuk mengembangkan setiap potensi peserta didik.

3. Tanggungjawab Sosial


Guru tidak hanya bertanggung jawab kepada dunia pendidikan anak dan kepada kepala sekolah. Tapi juga kepada sesama pendidik, orang tua/wali murid, dan masyarakat sekitar. Karena itu, guru dituntut untuk dapat berkomunikasi dengan baik.

4. Tanggungjawab Moral dan Spiritual


Guru sebagai pendidik memiliki tanggungjawab yang besar, bukan hanya kepada orang tua murid tapi juga kepada Tuhan. Karena itu, guru harus taat pada norma agama, moral dan sosial yang berlaku.

5. Tanggungjawab Pribadi


Guru harus mampu memahami, mengelola, mengendalikan, menghargai dan mengembangkan dirinya.

Kesimpulan Tugas dan Tanggung Jawab Guru


Tugas dan tanggungjawab guru memang tidak mudah. Selain bertindak sebagai pendidik yang mencerdaskan bangsa, juga menjadi panutan dalam berperilaku. Karena itulah, guru harus mampu mencerminkan perilaku yang baik di rumah, sekolah, dan masyarakat.

Peran dan fungsi guru tidak terbatas dalam kelas yang terhalang oleh dinding, tapi juga di luar kelas bahkan sekolah. Guru harus berperan aktif dalam masyarakat agar tercipta lingkungan yang sejuk, aman, dan cerdas.

Dan pada akhirnya, dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, guru yang baik tidak pernah merasa paling tahu, tapi harus selalu belajar dan meningkatkan kemampuan diri. Dan sebagai guru yang profesional, harus memiliki dedikasi yang tinggi terhadap profesinya.

Selain itu, guru sebagai pendidik juga diwajibkan mampu memahami peserta didik dan siap berdiskusi tentang materi dan model pembelajaran yang seharusnya diterapkan. Dengan demikian, lingkungan pendidikan formal di sekolah tidak akan memberikan tekanan yang seringkali menjadi penghambat peserta didik dalam berkembang.

Karena tercapainya tujuan pembelajaran merupakan tanggung jawab bersama antara guru dan tentu peserta didik. Karena itu, kedua elemen di sekolah ini harus mampu bersinergis agar tujuan tersebut tercapai. Guru sebagai pemimpin harus mengambil inisiatif dalam proses pembelajaran yang lebih menarik, interaktif dan menyenangkan.

Lihat juga Standar Profesionalisme Guru Menuru Undang-undang

Demikianlah materi tentang tugas dan tanggung jawab guru sebagai pendidik profesional. Semoga bermanfaat!
  September 24, 2019
Comment Policy: Tulis Komentar Anda Sesuai dengan Isi Artikel!
Buka Komentar
Tutup Komentar
close