Skip to main content

Kompetensi Sosial Guru

Kompetensi Sosial Guru - Guru dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, selain dituntut memiliki kompetensi pedagogik untuk menyusun bahan dan metode pembelajaran, juga yang tidak kalah penting adalah memiliki kompetensi sosial. Saat guru memiliki kompetensi sosial, maka kompetensi kepribadian yang berhubungan dengan masalah personal sudah pasti dimiliki.

Kompetensi Sosial Guru
Kompetensi Sosial Guru

Kompetensi sosial guru juga menjadi salah satu indikator yang menjadi standar guru profesional. Secara umum, kompetensi sosial adalah kemampuan guru dalam berkomunikasi secara efektif dengan peserta didik, mitra dan tenaga kependidikan, orang tua/wali murid dan tentu saja, masyarakat sekitar.

Pengertian Kompetensi Sosial


Manusia sebagai makhluk sosial wajib memiliki kemampuan dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Tidak peduli apapun profesinya, kompetensi sosial adalah sebuah kebutuhan. Tak terkecuali guru, selain dituntut memiliki potensi pedagogik yang memadai, juga diwajibkan untuk memiliki kompetensi sosial.

Kompetensi sosial adalah hal-hal yang berkaitan dengan kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi dengan lingkungan masyarakat sekitar. Guru sebagai pemimpin dan yang harus diteladani harus mampu mengembangkan dan menunjukkan kompetensi sosial yang baik di tengah-tengah masyarakat.

Salah satu ciri utama guru yang memiliki kompetensi sosial yang baik adalah selalu bersikap dan bertindak obyektif, baik saat berinteraksi dengan peserta didik, sesama guru bahkan di tengah-tengah masyarakat.

Ruang Lingkup Kompetensi Sosial


Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru sebagai bagian dari masyarakat yang sekurang-kurangnya memiliki kompetensi untuk:
  1. Berkomunikasi secara lisan, tulisan, dan isyarat.
  2. Menggunakan tekhnologi komunikasi dan informasi secara fungsional.
  3. Bergaul secara efektif dengan siswa, sesama pendidik, tenaga kependidikan, dan orang tua/wali peserta didik.
  4. Bergaul secara santun dengan masyarakat sekitar (Mulyasa, 2007: 173).
Kompetensi sosial menurut Slamet yang dikutip oleh Sagala dalam bukunya Kemampuan Profesional Guru dan Tenaga Kependidikan terdiri dari sub kompetensi yaitu:
  1. Memahami dan menghargai perbedaan serta memiliki kemampuan untuk mengelola konflik dan benturan,
  2. Melaksanakan kerja sama secara harmonis,
  3. Membangun kerja team (team work) yang kompak, cerdas, dinamis dan lincah
  4. Melaksanakan komunikasi secara efektif dan menyenangkan,
  5. Memiliki kemampuan untuk memahami dan menginternalisasikan perubahan lingkungan yang berpengaruh terhadap tugasnya,
  6. Memiliki kemampuan menundukkan dirinya dalam system nilai yang berlaku di masyarakat,
  7. Melaksanakan prinsip tata kelola yang baik (Sagala, 2009: 38).

Indikator Kompetensi Sosial Guru


Standar profesional guru tidak hanya dilihat dari kompetensi pedagogik, profesional dan kepribadian. Tapi juga dari kompetensi sosial. Indikator guru yang memiliki kompetensi sosial yang baik dapat diukur dari kemampuannya dalam berinteraksi dengan lingkungan masyarakat.

10 ciri-ciri kompetensi sosial guru:

  1. Berkomunikasi secara efektif
  2. Dapat bekerjasama dengan semua elemen
  3. Siap berpartisipasi
  4. Memiliki kepekaan sosial yang tinggi
  5. Simpati dan empati terhadap masyarakat dan lingkungan
  6. Menjadi penengah dalam setiap konflik
  7. Pengatur irama kehidupan yang baik
  8. Menjadi inspirator dan motivator
  9. Perintis dan pelopor pendidikan yang lebih maju dan cerdas
  10. Pengabdian sesuai dengan profesi, tugas dan tanggung jawab.

Demikianlah kompetensi sosial guru yang harus menjadi standar guru profesional. Semoga bermanfaat!

  September 28, 2019
Comment Policy: Tulis Komentar Anda Sesuai dengan Isi Artikel!
Buka Komentar
Tutup Komentar
close