Skip to main content

Bilangan Pecahan: Jenis Bilangan Pecahan Biasa, Desimal dan Persen

Jenis-jenis Bilangan Pecahan - Ada beberapa jenis-jenis bilangan, seperti bilangan bulat, bilangan pecahan desimal yang senilai dengan bilangan pecahan. Bagi anak SD yang sudah masuk kelas 2, maka pasti akan belajar dan wajib memahami 3 jenis bilangan ini.

Bilangan Pecahan: Jenis Bilangan Pecahan Biasa, Desimal dan Persen
Bilangan Pecahan: Jenis Bilangan Pecahan Biasa, Desimal dan Persen

Hari ini kita akan membahas secara khusus tentang bilangan pecahan, yaitu jenis-jenis pecahan, termasuk pecahan biasa dan campuran. Dan tentu juga belajar materi pecahan desimal dan pecahan persen. Mari kita mulai!


Pengertian Bilangan Pecahan


Apa itu bilangan pecahan? Bilangan pecahan adalah sebuah bilangan yang terdiri dari  2 bilangan bulat berupa pembilang dan penyebut. Pembilang adalah angka yang terletak di atas dan menjadi angka yang dibagi sedangkan penyebut adalah angka yang berada di sisi bawah dan menjadi pembagi.

Contoh bilangan pecahan adalah 2/5 dimana 2 adalah pembilang dan 5 adalah penyebut.Oh ya, 2/5 ini dibaca "dua per lima". Artinya 2 dibagi 5 dimana ada 2 bidang yang harus dibagi 5 sama rata.

Jenis-jenis Bilangan Pecahan


Berikut ini adalah beberapa macam-macam bilangan pecahan, mulai dari pecahan biasa dan campuran, sampai pecahan desimal dan persen.

1. Pecahan Biasa dan Campuran


a. Pecahan Biasa


Pecahan biasa adalah jenis pecahan yang terdiri dari pembilang dan penyebut. Pecahan biasa ini bisa langsung dihitung jika menggunakan operasi perkalian dan pembagian.

Sementara untuk operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan, kita harus menyamakan penyebut kedua pecahan dan melakukan perkalian silang. Cara menyamakan penyebut pecahan bisa dengan mengalikan langsung kedua penyebut atau mencari KPK-nya terlebih dahulu.

Contoh pecahan biasa:

5/2

5/2 ini masih bisa disederhanakan karena pembilangnya lebih besar dari pada penyebut. Cara menyederhanakan pecahan adalah dengan membagi 5 dibagi 2. Namun kita tidak perlu menggunakan pembagian bersusun karena hasilnya akan desimal.

Kita hanya perlu membagi 5/2 menjadi pecahan campuran dengan mencari hasil perkalian 2 yang paling dekat dengan 5 dan tidak boleh lebih, yaitu 2x2 = 4. Jadi pecahan 5/2 senilai dengan 2 1/2 yang adalah pecahan campuran.

Pecahan biasa yang pembilang lebih kecil dari penyebut disebut juga pecahan murni. Contohnya 1/2, 3/4, 5/7 dan lain-lain. Sementara untuk pembilang yang lebih besar dari pada penyebut juga disebut pecahan tidak murni.

Dan pembilang yang lebih besar dari pada penyebut bisa disederhanakan menjadi pecahan campuran.

b. Pecahan Campuran


Pecahan campuran adalah pecahan yang terdiri dari bilangan bulat dan pecahan murni, yaitu pecahan yang pembilang lebih kecil dari pada penyebut. Contoh pecahan campuran:

2 3/5

2 adalah bilangan bulat
3/5 adalah bilangan pecahan biasa.

Sebelum dioperasikan dengan operator penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian, pecahan campuran harus terlebih dahulu diubah menjadi pecahan biasa.

Cara mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa juga sangat mudah. Contoh pecahan campuran 2 3/5 dapat dijadikan pecahan biasa menjadi 5x2+3 = 13/5.

Selengkapnya tentang pecahan bisa dilihat di Cara Menghitung Pecahan: Operasi Pecahan Biasa dan Campuran

2. Pecahan Desimal


Pecahan desimal adalah pecahan yang terdiri dari 2 bilangan bulat yang dipisahkan oleh tanda koma. Pecahan desimal juga disebut sebagai perpuluhan.

Ada yang unik dari pecahan desimal, yaitu tentang membulatkan pecahan desimal. Cara membulatkan pecahan desimal bisa dibulatkan ke atas atau ke bawah.

Pecahan desimal akan dibulatkan ke atas jika angka terakhir di belakang koma lebih besar atau sama dengan 5. Contohnya:

0,125 = 0,13

Pecahan desimal akan dibulatkan ke bawah atau tetap (tidak berubah) jika angka yang di belakang koma lebih kecil atau kurang dari 5. Contohnya:

0,124 = 0,12

a. Mengubah Pecahan Biasa ke Desimal


Bagaimana mengubah pecahan biasa ke desimal? Untuk mengubah pecahan biasa ke desimal, kita bisa menggunakan pembagian bersusun. Contohnya:

2/4 = ...

Jawaban:

2/4 = 1/2 = 0,5

Langkah penyelesaiannya dimulai dari 2/4 yang sama dengan 2:4 (dua dibagi empat). 2 dibagi 4 sama dengan 0,5. Dapat dibuktikan dengan 0,5 x 4 = 2.

b. Mengubah Pecahan Desimal ke Pecahan Biasa


Mengubah pecahan desimal ke pecahan biasa ditentukan oleh banyaknya angka di belakang koma yang menjadi penentu dari penyebut pecahan.

0.5 = 5/10 (bentuk persepuluh)
0.55 = 55/100 (bentuk perseratus)
0.555 = 555/1000 (bentuk perseribu)

Lihat juga Pembagian Pecahan Biasa, Campuran dan Desimal

3. Pecahan Persen


Pecahan persen adalah pecahan yang memiliki nilai per seratus atau penyebut seratus (/100) dan disimbolkan dengan %. Contoh pecahan persen:

20% = 20/100 = 4/20
50% = 50/100 = 1/2
100% = 100/100 = 1

Dari contoh di atas, kita dapat mengubah pecahan biasa ke persen dengan mengalikan pecahan biasa ke persen. Contohnya dari 20% = 20/100 yang disederhanakan menjadi 4/20 yang didapat dari 4x5 dan 20x5 = 20/100 = 20%.

Hal ini dapat dibuktikan dengan mengalikan pecahan 4/20 dengan 100% yang menghasilkan 400/20 = 20%. Jika diamati dengan seksama lagi, dari contoh tersebut kita juga dapat melihat cara mengubah persen ke pecahan biasa.

Note: Persen 100 dan permil 1000

Setelah mengetahui jenis-jenis pecahan di atas, ada satu soal yang paling sering ditemukan dalam ujian di SD dan SMP, yaitu mengurutkan pecahan. Cara mengurutkan pecahan biasa, campuran, desimal, dan persen, dengan mengubah penyebut menjadi pecahan biasa.

Lihat juga Penjumlahan Pecahan Biasa dan Campuran

Demikianlah materi Matematika dasar tentang bilangan pecahan biasa, campuran, desimal dan persen. Semoga bermanfaat!

  August 05, 2019
Comment Policy: Tulis Komentar Anda Sesuai dengan Isi Artikel!
Buka Komentar
Tutup Komentar
close