Skip to main content

Trik Tersembunyi Cara Ternak Adsense 2019 Yang Susah Approve

Trik Tersembunyi Cara Ternak Adsense 2019 Yang Susah Approve - Saya mulai mengenal platform Blog Blogger (Blogspot) sejak Maret 2017. Karena susah dapat visitor, saya beralih menjadi peternak adsense. Bukan kebetulan, sejak itu saya sudah mulai menghasilkan uang sendiri dari bisnis online ternak akun Google Adsense.

Trik Tersembunyi Cara Ternak Adsense 2019 Yang Susah Approve
Trik Tersembunyi Cara Ternak Adsense 2019 Yang Susah Approve

Akhir 2017 adalah awal saya mulai ternak adsense. Namun puncak kesuksesan ternak akun Adsense baru pada tahun 2018. Saat itu, hanya bermodalkan 1 blog dan 1 domain, saya dan beberapa orang peternak adsense bisa menghasilkan 3 sampai 5 akun adsense. Bahkan salah satu domain dan blog saya pernah diterima adsense lebih dari itu.

Dulu mitos ternak adsense yang paling sering beredar di Grup Blogger Indonesia adalah maksimal diterima adsense 3 kali 1 domain. Selebihnya sudah tidak bisa lagi karena ada tulisan "This URL Can't Sign Up For Adsense". Padahal, peringatan tersebut tidak selamanya. Setelah menunggu beberapa Minggu, domain tersebut bisa didaftarkan lagi.

Tapi kebanyakan peternak adsense dulu langsung buang domain tersebut karena dianggap sudah tidak bisa untuk daftar adsense.

Namun pada Oktober 2018 ketika Google Adsense mengeluarkan peraturan terbaru yang sangat tidak menguntungkan untuk peternak adsense. Aturan baru tersebut adalah review site ketika add sites. Jelas itu sama saja mendaftar ulang adsense sebuah domain.

Kirain ternak adsense akan berhenti sampai di situ, ternyata tidak. Banyak domain murah yang bisa digunakan untuk eksperimen ternak adsense. Toh, banyak publisher iklan adsense yang sebenarnya juga adalah pemain fb ads to adsense yang sama sekali tidak peduli dengan branding sebuah website. Asal konten viral, puluhan sampai ratusan juta bisa didapatkan dari mengiklankan artikel viral  di FB ADS di blog yang telah dipasangi iklan adsense.

Tahun 2019 ini, peternak adsense semakin mendapat banyak challenge. Selain berkurangnya pemain fb ads to adsense yang beralih ke Youtube dan FB Adsbreak, kesulitan lainnya juga adalah saat ini susah diterima adsense.

Ya, itulah kenyataannya. Awal 2019, sebenarnya ternak adsense aman-aman aja. Biasa dapat 3 akun adsense dalam 1 bulan sudah cukup. Dan langsung dijual plus domainnya.

Namun beberapa bulan belakangan ini, Google Adsense semakin sulit diapprove. Bahkan akun adsense yang sudah diterima juga susah diterima saat add sites.

Apakah Trik Ternak Adsense Mati?


Pertanyaan yang menarik, apakah trik ternak adsense mati atau co.id seperti gretonger symbian ketika ada trik inet yang sudah gak berlaku?

Menurut saya, trik ternak adsense tidak ada yang mati. Hanya saja, Google Adsense semakin ketat dalam menerima publisher iklannya.

Dulu 1 domain bisa ternak beberapa akun. Sekarang masih bisa sih, tapi masalahnya harga adsense tanpa domain sangat murah bahkan tidak laku jika tidak ada domain yang siap menayangkan iklan.

Di luar sana mungkin banyak Ebook ternak adsense terbaru. Tapi dari pertama ternak adsense sampai sekarang, kebanyakan ebook-ebook tersebut sebenarnya adalah cara ternak adsense dasar. Yang perlu ditekankan bahwa tidak satupun yang bisa menjamin sebuah blog diterima adsense.

Terlebih blog yang memang dikhususkan untuk ternak adsense. Itu akan sulit diterima. Tidak seperti jika memang owner sebuah blog serius membangun blognya maka dipastikan bahwa blog tersebut lama-kelamaan akan diterima adsense.

Namun membangun blog seperti itu tidak cocok untuk peternak adsense yang mau instan dan cepat diterima adsense. Biasanya, blog baru yang saya buat dengan serius butuh waktu 1 bulan sampai 2 bulan untuk bisa bersahabat dengan Google Adsense. Setelah satu kali diterima, berapa kali pun daftar adsense pasti langsung  atau akan di-approve lagi.

Trik Tersembunyi Cara Ternak Adsense 2019 Yang Susah Approve


Meskipun saat ini susah approve adsense, selama saya belajar ternak adsense sampai sekarang, ada beberapa ketentuan blog yang kemungkinan besar akan diterima adsense.

Misalnya blog dengan navigasi yang mudah dan lengkap. Seperti memiliki halaman  About, Privacy Policy, Contact, Disclaimer dan Sitemap. Tanpa halaman tersebut pada navigasi blog, saya belum pernah diterima adsense.

Selain itu, jika ada navigasi yang error (masih belum diisi URL, masih  #) pada template blog, maka tidak akan diterima adsense.

Adapun tentang artikel blog yang katanya tidak boleh copas atau harus original, tidak selamanya benar. Saya ternak adsense hanya menggunakan satu blog yang kemudian dicopas mentah-mentah ke blog-blog lain dan pada akhirnya tetap diterima adsense.

Namun harus diakui, kalau sistem Google Adsense saat ini semakin canggih. Mereka lebih mudah mendeteksi konten artikel yang dicopas. Terbukti seringkali penolakan adsense 2019 yang terbaru ini lebih banyak didominasi oleh "Artikel salinan". Penolakan lainnya adalah "Situs Anda belum siap untuk menayangkan iklan Adsense".

Adapun perihal menggunakan alamat yang sama, browser yang sama, dan nomor hp yang sama saat daftar Email Gmail saya pernah coba dan tetap diapprove. Kecuali ketika menggunakan nomor hp yang sama saat daftar adsense, itu baru tidak akan diterima. Penolakannya pasti tidak jauh dari "Anda sudah memiliki akun Adsense".

Tapi daftar Gmail dengan nomor yang sama tetap bisa diterima. Mengisi alamat dan kode pos dengan alamat yang sama di Google Adsense tetap diterima. Meskipun memang lebih beresiko untuk ditolak terlebih jika langsung daftar beberapa akun adsense dengan alamat yang sama.

Lihat juga Cara ternak adsense cepat full approve kurang dari 35 hari

Bagaimana agar diterima adsense?


Cara agar blog diterima adsense sebenarnya tidak ada yang sulit. Jika memang difokuskan untuk membangun blog. Beda halnya jika digunakan untuk ternak, maka akan sedikit lebih sulit untuk diterima adsense.

Intinya, blog yang serius dibangun dan menggunakan domain TLD, paling tidak akan diterima minimal 2 bulan sejak membangun blog dengan syarat blog harus serius dibangun. Jika khusus ternak, maka akan sedikit sulit diterima.

Terlebih di 2019 ini, sepertinya Google Adsense semakin tidak mentolerir peternak adsense. Beberapa Gmail saya yang sudah ditolak beberapa kali dan nekat didaftarkan adsense langsung di banned.

Sadis, sebelumnya akun Google Adsense yang dibanned hanya karena invalid click. Saat ini Gmail yang belum diterima pun juga bisa dibanned adsense. Saya tidak tahu apakah ini sama dengan banned karena invalid activity yang kemungkinan besar blognya (domain) tersebut sudah dibanned.

Saya sudah beberapa kali melakukan eksperimen ternak adsense menggunakan domain yang dibanned Adsense tapi tidak bsia di approve sejauh ini. Hal ini pun sama dengan Gmail yang dibanned adsense sebelum di approve juga tidak bisa ajukan banding.

Kesimpulannya trik tersembunyi ternak adsense 2019 yang susah approve adalah dengan serius membangun blog. Kalau bisa jadikan blog tersebut sebagai moneysite. Jangan ternak melulu karena banyak yang beralih ke FB Adsbreak dan Youtube.

Lebih baik ternak blog untuk Adsense aja dari pada ternak akun adsense untuk langsung dijual. Memang keuntungannya cepat tapi untuk jangka panjang kurang menjanjikan. Tapi BTW, harga adsense terbaru saat ini lumayan mahal lho.

Ini karena efek susah approve yang membuat para internet marketers yang masih bertahan dengan fb ads to adsense atau propellers ads to adsense kekurangan amunisi. So, selama beternak adsense, pastika juga untuk membangun blog branding untuk investasi jangka panjang.

Sekali lagi, blog yang mudah diterima adsense adalah blog yang totalitas dan menjada quality control, baik dari segi konten maupun tampilan blog yang didaftarkan, secara khusus navigasi.

Lihat juga Cara ternak akun Google Adsense Terbaru 2019

Demikianlah trik tersembunyi cara ternak adsense 2019 yang susah approve. Semoga bermanfaat!

  May 12, 2019
Comment Policy: Tulis Komentar Anda Sesuai dengan Isi Artikel!
Buka Komentar
Tutup Komentar
close