Skip to main content

Topologi Tree: Pengertian, Cara Kerja, Kelebihan dan Kekurangannya

Topologi Tree termasuk topologi yang populer digunakan dalam pembangunan jaringan lokal yang membutuhkan koneksi komputer dalam skala besar. Tapi apa sih itu topologi Tree? Jika kamu tahu bahasa Inggrisnya tree adalah pohon maka seperti itulah gambaran skema topologi jaringan Tree.

Hari ini kita akan membahas mengenai pengertian jaringan Tree lengkap dengan cara kerja serta kelebihan dan kekurangannya. Pastikan kamu sudah paham mengenai konsep dan cara kerja jaringan Star dan topologi Bus pada pembahasan sebelumnya.


Pengertian Topologi Tree


Apa itu topologi Tree? Pengertian topologi Tree adalah salah satu topologi jaringan yang berfungsi untuk membuat jaringan komputer dengan konsep yang unik, yaitu gabungan dari karakteristik topologi Star dan topologi Bus.

Ya benar, kombinasi topologi Star dan topologi Bus-lah yang menjadi cikal bakal lahirnya topologi Tree. Skema topologi Tree terdiri atas beberapa topologi Star sebagai komputer client yang dilengkapi dengan Hub untuk saling terkoneksi. Terdapat kabel utama atau backbone (seperti konsep topologi Bus) untuk menghubungkan setiap Hub.

Topologi Tree juga disebut topologi jaringan bertingkat atau topologi pohon yang memiliki cabang-cabang. Untuk lebih jelasnya, berikut gambar topologi Tree dan penjelasannya.

Topologi Tree: Pengertian, Cara Kerja, Kelebihan dan Kekurangannya
Gambar topologi Tree

Dari gambar topologi Tree di atas, kita bisa melihat bahwa topologi Tree membentuk jaringan komputer yang menyerupai pohon, yaitu memiliki cabang dimana setiap cabang dilengkapi dengan Hub yang menghubungkan beberapa ranting. Ranting adalah komputer client yang membentuk topologi star. Sementara hubungan antar Hub menggunakan kabel utama.

Ciri-ciri Topologi Tree


Karakteristik topologi Tree juga berasal dari kombinasi ciri-ciri topologi Star dan topologi Bus. Jika kerusakan terjadi pada node maka tidak akan mempengaruhi node lainnya namun sangat tergantung pada kerja Hub. Ketika Hub bermasalah maka jaringan dibawahnya akan terganggu.

Seperti diketahui, penggunaan Hub sebagai pusat kendali jaringan artinya membuat alur komunikasi dalam jaringan juga harus melalui Hub. Hal ini akan menyebabkan transfer data menjadi lebih lambat sama halnya pada topologi jaringan Bus.

Cara Kerja Topologi Tree


Penggunaan topologi Tree artinya menyusun skema node-node ke dalam bentuk pohon yang bercabang dimana komputer client dikelompokkan dalam beberapa jaringan Star yang dihubungkan melalui Hub sebagai sentral dalam komunikasi antar client. Sementara untuk menghubungkan pusat dengan pusat lainnya maka akan melalui kabel utama yang dikenal juga dengan istilah backbone.

Pengiriman data dalam topologi jaringan Tree harus melalui Hub terlebih dahulu karena berfungsi sebagai pusat. Karena itulah, cara kerja topologi Tree cenderung lebih lambat.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Tree


Topologi Tree termasuk topologi yang banyak digunakan dalam perusahaan-perusahaan. Hal ini karena topologi Tree memiliki banyak kelebihan. Tapi tidak bisa dipungkiri ada juga kelemahan-kelemahan dari topologi Tree ini yang perlu diperhatikan.

Kelebihan Topologi Tree

  1. Topologi Tree cocok digunakan untuk membangun jaringan komputer dalam skala besar.
  2. Mudah dilakukan pengembangan jaringan atau penambahan komputer client.
  3. Memungkinkan untuk membangun jaringan point to point 
  4. Memudahkan identifikasi masalah jika terjadi gangguan.
  5. Kelebihan lainnya adalah manajemen data menjadi lebih baik dan mudah.
  6. Jika salah satu node bermasalah maka tidak akan berdampak pada node yang lainnya.

Kekurangan Topologi Tree

  1. Instalasi jaringan komputer terbilang mahal karena membutuhkan berbagai perangkat jaringan seperti Hub dan media transmisi yang banyak. Namun hal ini sesuai dengan tujuan penggunaan topologi Tree untuk melayani banyak client.
  2. Instalasi jaringan Tree cukup sulit dan membutuhkan konsep yang benar-benar matang untuk dapat diimplementasikan dengan baik.
  3. Tergantung penuh pada kabel utama dan jika kabel ini bermasalah akan mengakibatkan jaringan down.
  4. Jika Hub bermasalah maka akan melumpuhkan jaringan di bawahnya.
  5. Proses transfer data lebih lambat karena harus melalui kabel utama atau backbone yang terhubung dengan Hub dan resiko terjadinya collision atau tabrakan ketika pengiriman cukup besar. Jadi, setiap komunikasi antar kompuer harus melalui Hub terlebih dahulu.
  6. Maintenance jaringan Tree cukup sulit karena banyak node yang harus ditangani.

Kesimpulan Topologi Tree


Sekilas topologi Tree terlihat seperti topologi Bus. Namun memiliki cabang-cabang lainnya serupa dengan jaringan Star. Ternyata hal ini dikarenakan topologi Tree adalah kombinasi antara topologi Bus dan topologi Star. Ada juga nama lain topologi tree seperti topologi pohon.

Kapan Topologi Tree digunakan?


Topologi jairngan Tree umumnya digunakan untuk membangun interkoneksi antar sentral dengan urutan tingkatan (hierarki) yang berbeda. Contoh penggunaan topologi Tree biasanya digunakan dalam perusahaan yang ingin mengalirkan data dari atas ke bawah.

Lihat juga Topologi Mesh: Pengertian Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangan Topologi Mesh (Jala).

Demikianlah artikel tentang topologi Tree, pengertian, cara kerja, ciri-ciri, kelebihan dan kekurangan topologi Tree. Semoga bermanfaat!

  May 28, 2019
Comment Policy: Tulis Komentar Anda Sesuai dengan Isi Artikel!
Buka Komentar
Tutup Komentar
close