Skip to main content

Topologi Peer to Peer (P2P): Pengertian, Kelebihan dan Kekurangannya

Topologi Peer to Peer (P2P): Pengertian, Kelebihan dan Kekurangannya - Setelah kemarin membahas 5 topologi jaringan, yaitu Bus, Star, Mesh, Ring dan Tree yang umumnya menjadi materi utama TIK SMP dan SMA atau TKJ pada SMK, hari ini kita akan membahas lagi tentang topologi Peer to Peer atau yang sering disingkat P2P. Apa sih itu Peer to Peer serta bagaimana cara kerjanya?

Dalam konsep jaringan komputer, Peer to Peer atau P2P adalah konsep pertukaran informasi dimana sebuah komputer dapat bertindak sebagai server sekaligus client dalam waktu bersamaan. Untuk lebih jelasnya, dalam artikel ini juga akan dijelaskan tentang kelebihan dan kekurangan topologi Peer to Peer.

Pengertian Topologi Peer to Peer


Apa itu topologi jaringan Peer to Peer? Pengertian topologi Peer to Peer adalah salah satu cara menghubungkan komputer dengan komputer lainnya dengan konsep client-server. Artinya, dalam topologi jaringan Peer to Peer setiap komputer bisa bertindak sebagai client sekaligus server dalam waktu yang bersamaan.

Topologi Peer to Peer bersifat independen dimana setiap pengguna komputer harus mengelola komputernya sendiri. Mulai dari pemberian nama komputer sampai pada pemberian izin akses.

Topologi jaringan Peer to Peer mirip dengan topologi Bus, bedanya arah komunikasi Peer to Peer tidak searah seperti pada jaringan Bus.

Untuk lebih jelasnya, berikut gambar topologi Peer to Peer.

Topologi Peer to Peer (P2P): Pengertian, Kelebihan dan Kekurangannya
Gambar topologi Peer to Peer

Terlihat bahwa pada jaringan Peer to Peer konsep topologinya sangat sederhana. Karena itulah, instalasi jaringan Peer to Peer tidak rumit dan bisa dilakukan pada 2 komputer saja menggunakan kabel UTP dan konektor RJ45.

Ciri-ciri Topologi Peer to Peer


Bagaimana ciri-ciri dan karakteristik khusus dari topologi jaringan Peer to Peer? Berikut penjelasannya!
  1. Bersifat independen artinya tidak tergantung pada server atau pun perangkat penghubung jaringan lainnya seperti Hub/Switch.
  2. Biaya pengadaan jaringan Peer to Peer relatif lebih murah jika dibandingkan dengan topologi jaringan lainnya.
  3. Setiap komputer yang terkoneksi bisa bertindak sebagai client dan server sekaligus.

Cara Kerja Topologi Peer to Peer


Instalasi jaringan Peer to Peer bisa dilakukan pada 2 komputer yang memiliki kartu jaringan NIC (Network Interface Card) yang terhubung ke jaringan yang sama. Setelah koneksi terjadi, izin share dan menandai akses dilakukan oleh setiap pengguna komputer.

Setiap transfer file dan menerima file disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pengguna. Semakin banyak file sharing yang terjadi maka akan mempengaruhi kinerja komputer. Jika koneksi dilakukan antara 4 komputer, maka kurang lebih gambar skema jaringan P2P seperti berikut ini.

 Gambar topologi jaringan Peer to Peer (P2P)
Gambar topologi jaringan Peer to Peer (P2P) 

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Peer to Peer


Setiap topologi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tidak terkecuali dengan topologi jaringan Peer to Peer yang juga tidak lepas dari kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan Peer to Peer

  1. Lebih murah dari segi biaya, setiap komputer bertindak sebagai server dan client sendiri dan juga instalasi tidak membutuhkan perangkat penghubung jaringan komputer.
  2. Instalasi jaringan lebih mudah terlebih dengan adanya dukungan dari software dan hardware jenis terbaru.
  3. Jika komputer bermasalah maka hanya akan membatasi file sharing dengan komputer yang bermasalah tersebut dan tidak mempengaruhi jaringan.
  4. Setiap komputer bisa menjadi client dan server sekaligus juga menandakan bahwa file sharing setiap pengguna disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. 

Kekurangan Peer to Peer

  1. Keamanan komputer tergantung pada security system setiap komputer sehingga keamanan dikonfigurasi oleh setiap pengguna.
  2. Pengembangan jaringan cenderung lebih sulit.
  3. Proses troubleshooting jaringan lebih sulit karena semua komputer terlibat dalam komunikasi data.
  4. Karena data tersebar di masing-masing perangkat, maka backup harus dilakukan masing-masing komputer.
  5. Setiap user harus bisa melakukan tugas-tugas administatif sendiri, termasuk menjaga keamanan komputernya masing-masing.

Kesimpulan Topologi Peer to Peer


Topologi Peer to Peer adalah topologi yang sederhana dan jauh dari kata rumit dalam hal instalasi. Hal ini dikarenakan untuk membangun jaringan Peer to Peer, bisa dilakukan pada 2 komputer dengan hanya mengunakan 1 buah kabel saja. Kabel yang digunakan adalah jenis kabel UTP dengan konektor RJ45.

Karena bersifat client-server, koneksi antara komputer dalam jaringan Peer to Peer umumnya digunakan pada beberapa komputer saja. Bahkan tidak lebih dari 10 komputer.

Artikel Jaringan Komputer lainnya:
  1. Topologi Star: Pengertian dan Cara Kerja Topologi Bintang
  2. Topologi Mesh: Pengertian, Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangannya
  3. Topologi Tree: Gambar dan Cara Kerja Topologi Pohon
  4. Gambar, Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangan Topologi Ring
Lihat juga 8 Komponen Komunikasi Data Lengkap dengan Tujuannya

Demikianlah informasi singkat tentang topologi Peer to Peer mulai dari pengertian, ciri-ciri, cara kerja, kelebihan dan kekurangan jaringan Peer to peer. Semoga bermanfaat!
  May 28, 2019
Comment Policy: Tulis Komentar Anda Sesuai dengan Isi Artikel!
Buka Komentar
Tutup Komentar
close