Skip to main content

Fakta Menarik Cara Mengatasi Buta Warna Parsial dan Lolos Tes Buta Warna

Fakta Menarik Cara Mengatasi Buta Warna Parsial dan Lolos Tes Buta Warna - Tahukah kamu kalau ternyata semua manusia memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing? Seperti halnya kasus buta warna, ternyata ada fakta menarik dan kelebihan buta warna itu sendiri.

Fakta Menarik Cara Mengatasi Buta Warna Parsial dan Lolos Tes Buta Warna
Fakta Menarik Cara Mengatasi Buta Warna Parsial dan Lolos Tes Buta Warna

Di artikel ini juga, kamu akan mengetahui tentang cara mengatasi buta warna parsial dan apakah ada kemungkinan untuk lolos tes buta warna. So, nikmatilah membaca artikel ini kurang dari lima menit untuk mendapatkan informasi-informasi terbaru yang pastinya akan berguna suatu hari nanti.


Fakta Menarik Buta Warna


Kasus buta warna di Indonesia sangatlah umum. Menurut beberapa penilitan, lebih dari 2 juta kasus buta warna di Indonesia per tahun. Jenis buta warna yang paling umum adalah buta warna parsial jenis buta warna merah-hijau.

Yang menarik adalah banyak orang yang tidak menyadari bahwa mereka termasuk orang yang mengalami buta warna. Hal ini karena mereka sudah mampu beradaptasi dengan lingkungan

Misalnya, karena pengetahuan umum, darah yang memang berwarna merah mereka anggap warna merah meskipun pada penglihatannya bukanlah warna merah pada penglihatan mata normal yang sebenarnya. Jadi, penderita buta warna mempersepsikan warna sesuai dengan pengetahuan umum.

Tak heran bukan main ketika saya tes salah seorang teman yang buta warna. Dengan jelas dan tepat, ia dapat membedakan warna-warna tersebut dengan baik.

Hal ini berlaku juga pada daun atau pun langit dan lainnya. Karena mereka tahu bahwa daun berwarna hijau, maka mereka berpikir bahwa warna hijau itu adalah warna yang dilihatnya. Tahu langit berwarna biru karena itu dapat mengetahui warna biru. So, ketika penderita buta warna dapat membedakan warna-warna,

Jadi, banyak yang tidak menyadari bahwa mereka buta warna dan tidak perlu cara mengatasinya. Barulah ketika mengikuti tes kesehatan untuk masuk polisi atau pun perusahaan, mereka mengetahui bahwa mereka buta warna.

Itu adalah fakta menarik dari buta warna yang sangat bagus untuk diterapkan sejak dini. Karena itulah, tak sedikit penderita buta warna parsial tidak mengalami kesulitan dalam beraktivitas karena umumnya mereka sudah tahu warna-warna pada penglihatan normal menurut persepsi penglihatan mereka.

Ciri-ciri penderita buta warna


Gejala buta warna biasanya dapat didiagnosis sendiri. Namun mereka yang mampu beradaptasi dengan cepat dan baik merasa tidak memiliki masalah penglihatan sehingga sulit untuk mengenali ciri-ciri buta warna.

Namun orang tua yang memililki riwayat keturunan penderita buta warna, kemungkinan besar akan mewarisi dan mewariskan gen tersebut ke anaknya. Karena itu, pencegahan dini buta warna sangat penting untuk melatih anak untuk beradaptasi dengan baik sehingga tidak merasa mengalami masalah buta warna.

Seperti teman saya yang saya katakan di atas, dia bisa membedakan warna-warna dengan baik, meskpun mungkin saja persepsi warna merah, kuning, dan hijau saya berbeda dengannya. But, semua berjalan baik dan tidak mengalami kesulitan dalam dunia kerja.

Namun ketika dihadapkan dengan tes buta warna, mereka akan sangat sulit mengenali huruf dan angka yang tertera pada tes Ishihara.

Dengan mengetanli ciri-ciri penderita buta warna pada anak, kita dapat membantu mereka untuk beradaptasi dengan lingkungan secepat mungkin menggunakan ilmu pengetahuan umum. Seperti darah yang berwarna merah atau pun buah yang berwarna kuning.

Meskipun pada beberapa kasus ada jenis buta warna parsial yang tidak bisa membedakan antara kuning, merah dan jingga. Namun setidaknya mereka bisa sama seperti teman saya yang memiliki kemampuan tak kalah dan sama seperti penglihatan mata normal. Kecuali jika dihadapkan dengan tes Ishihara.

Lihat juga Jenis-jenis buta warna parsial dan pencegahan buta warna

Cara mengatasi buta warna


Tidak ada pengobatan atau pencegahan untuk buta warna karena faktor keturunan. Jika buta warna disebabkan oleh kondisi lain, seperti obat-obatan tertentu atau karena penyakit, maka mengetahui penyebabnya akan sangat bagus dalam perawatan selanjutnya.

Perawatan dapat membantu namun tidak untuk menyembuhkan buta warna. Memang ada yang menyediakan tempat terapi buta warna tapi itu tidak akan berdampak pada sembuh total buta warna.

Terapi tersebut hanya untuk membantu penderita buta warna. Sementara untuk obat buta warna tradisional dan kecanggihan teknologi sekalipun belum mampu mengatasi buta warna secara keseluruhan.

Beberapa peneliti mengembangkan dan merancang sebuah terapi gen untuk menyembuhkan buta warna jenis hijau dan merah. Namun sampai hari ini belum ada hasil resmi dari penelitian tersebut.

Untuk mengatasi buta warna, beberapa peneliti telah mengembangkan kacamata atau lensa kontak khusus untuk membantu pasien buta warna parsial. Namun kacatama atau lensa buta warna tersebut hanya berfungsi untuk memperjelas warna yang tadinya redup menjadi terlihat lebih terang dan menyala.

Kacamata atau lensa tersebut tidaklah dapat menyembuhkan buta warna namun dapat membantu dalam melihat warna lebih menyala.

Berbeda dengan kelainan pada mata seperti katarak yang bisa dioperasi, buta warna tidak dapat disembuhkan meskipun dengan jalan operasi.

Namun jika penyebabnya bukan karena faktor keturunan, mungkin ada pencegahan dan perawatan khusus untuk mengatasi buta warna.

Kelebihan buta warna


Kabar baiknya buta warna tidaklah berbahaya. Itu adalah angin segar ketika kita tahu bahwa buta warna tidak memiliki obat untuk mengobatinya.

Seperti yang saya katakan di atas, orang yang buta warna tetap bisa beradaptasi dengan lingkungan dan memiliki tingkat produktivitas kerja yang tidak kalah dari pada orang yang berpenglihatan normal. Dan tidak sedikit orang yang buta warna bisa sukses. Karena kesuksesan tidaklah terbatas pada satu atau dua faktor saja.

Dari penilitian yang digelar oleh tim peneliti dari angkatan darat AS menemukan fakat meraik tentang kelebihan orang yang buta warna. Ternyata orang buta warna dapat melihat kamuflase warna dengan lebih baik, ketika orang dengan penglihatan warna normal dapat tertipu karenanya.

Jadi kesimpulannya, kamu tidak perlu berkecil hati karena ditolak atau gagal tes kesehatan MCU. Kamu hanya perlu mengasah kemampuan mengenali bakat-bakatmu. Sebuah kenyataan bahwa manusia memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Cara lolos tes buta warna


Apakah ada cara lolos tes buta warna saat mendaftar di perusahaan? Jawabannya ada. Beberapa cara yang biasa dilakukan adalah menghafal tes Ishihara sehingga dapat mengetahui gambar, teks atau huruf dalam gambar buta warna.

Tapi itu hanya bisa diterapkan pada perusahaan yang tidak terlalu ketat dalam hal masalah buta warna. Seperti beberapa negara Eropa yang menganggap sama orang berpenglihatan normal dan buta warna.

Sayangnya, banyak yang tidak tahu penyebab buta warna parsial yang adalah faktor genetik, sehingga tidak lulus ketika tes buta warna.

Karena itu, belajar tes buta warna seperti tes Ishihara dengan cara menghafal bisa menjadi solusi untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan yang tidak terlalu mengganggap buta warna sebagai suatu kendala bagi karyawan bekerja dengan baik.

Nah, untuk kamu yang mau tes kesehatan MCU, ada bagusnya kamu mengetahui apakah kamu buta warna atau tidak. Di sini saya sudah menyiapkan artikel khusus untuk tes buta warna online dan jawabannya.

Selengkapnya dapat kamu lihat di tes buta warna parsial

Demikianlah artikel seputar kesehatan mata tentang Fakta Menarik Cara Mengatasi Buta Warna Parsial dan Lolos Tes Buta Warna. Semoga bermanfaat!
  May 20, 2019
Semoga Sukses: 1 Kalimat Terbaik dari Anda Adalah Motivasi Bagi Saya!
Bagaimana Pendapat Anda?
Terima Kasih!
close