Contoh Perencanaan Proyek Perangkat Lunak (PPT)

Contoh Perencanaan Proyek Perangkat Lunak (PPT)

Contoh Perencanaan Proyek Perangkat Lunak - Hari ini, kita akan melihat kegiatan utama dari sebuah Tim IT dalam menangani project. Ini bisa menjadi jurnal panduan manajemen perencanaan proyek perangkat lunak kecil-kecilan.
Contoh Perencanaan Proyek Perangkat Lunak
Contoh Perencanaan Proyek Perangkat Lunak 

Awalnya, saya pikir mata kuliah RPL, saya dapat belajar tentang programming lebih dalam. Tapi ternyata tidak. Di RPL ini, lebih banyak membahas tenntang bisnis di dunia RPL. Salah satunya, cara sebuah Tim IT menyusun sebuah perencanaan proyek perangkat lunak (Project RPL).

Seperti yang kita ketahui, bahwa banyak perusahaan-perusahaan yang membutuhkan tenaga IT, baik untuk membuat sebuah perangkat lunak atau untuk maintenance. Untuk bisa mendapatkan tawaran pekerjaan dari client, biasanya juga didirikan sebuah perusahaan IT untuk menangani masalah dari client.

Di sini, saya akan berbagi mengenai pekerjaan-pekerjaan di dunia IT dan tugasnya. Kali aja, kamu bisa menggunakannya untuk membangun sebuah Tim IT yang solid yang bisa memuaskan keinginan client. Tidak menutup kemungkinan jika Anda punya kemampuan bisa membangun perusahaan IT sendiri yang bergerak di bidang pembuatan perangkat lunak, website, jasa maintenance dan konsultan IT.

Perencanaan Proyek Perangkat Lunak


1. Judul Final Project


Karena ini tugas mata kuliah RPL, maka saya sebut judul. Kalau di dunia kerja, mungkin akan lebih disebut sebagai fokus dari Tim IT itu sendiri.

Di sini kamu harus mampu menemukan landasan berdirinya Tim IT. Pekerjaan seperti apa yang ingin kamu dan Tim IT tangani?

2. Masalah yang dihadapi client


Masalah di sini berkaitan dengan masalah yang dihadapi oleh perusahaan-perusahaan yang membutuhkan Tim IT.

3. Solusi yang ditawarkan


Dari masalah yang ada, kamu harus mampu memberikan solusi terbaik yang bisa menyelesaikan masalah dari client.

Solusi yang Anda tawarkan adalah bisnis. Anda menyediakan dan menawarkan jasa pada client.

4. Software dan Alat yang dibutuhkan


Kalau bagian ini, adalah alat dan lingkungan kerja Tim IT.

5. Job Deskripsi masing-masing anggota Tim IT


Job deskripsi di sini berkaitan dengan tugas dalam Tim IT. Siapa yang menjadi ketua dan pekerjaan yang ditangani oleh masing-masing anggota.

Sebenarnya, tujuan dari perencanaan RPL ini adalah bagaimana membangun bisnis model. Bagaimana untuk mendapatkan proyek dan menghandle proyek dari client.

Contoh Perencanaan Proyek Perangkat Lunak


Untuk lebih jelasnya, berikut contoh studi kasus perencanaan proyek perangkat lunak yang berhubungan dengan website.

Project Website Toko Online (E-Commerce)


Masalah


Pelaku bisnis UKM model konvensional terutama di bidang jual beli produk fashion banyak yang kesulitan menjangkau target pasar di era teknologi digital saat ini.

Hal ini disebabkan oleh perubahan gaya beli dari konvensional ke otomatisasi melalui website toko online.

Akibatnya, keuntungan dari bisnis UKM model konvensional juga mengalami penurunan.

Solusi


Untuk mengatasi masalah ini, pelaku bisnis UKM model konvensional harus mengikuti pemanfaatan teknologi digital di bidang bisnis dengan go online.

Salah satu caranya dengan memiliki website toko online (E-commerce) untuk menjual produknya secara lebih efisien.

Di sini, Tim It harus bisa menjelaskan kepada client tentang jasa pembuatan website toko online mereka dengan baik.

Software dan alat yang digunakan


Umumnya, client tidak perlu tahu tentang cara kerja Tim IT. Yang mereka butuhkan adalah result atau hasil dari proyek yang mereka berikan.

Dalam pembuatan website toko online, sebenarnya ada beberapa pilihan. Namun karena ini hanya perencanaan tentang bisnis model, maka kita gunakan contoh pembuatan website toko online menggunakan CMS (Content Management System) Wordpress.
  • Domain TLD .COM
  • Hosting
  • Platform Wordpress
  • Plugin Woocommerce
  • Template Premium Wordpress

  • Text Editor.
Job Deskripsi


Sebuah Tim IT bisa terdiri dari dua orang tergantung proyeknya. Bisa juga membutuhkan tenaga IT lebih banyak. Seperti proyek-proyek besar dari perusahaan besar juga.

Namun secara sederhana, dalam project website toko online Wordpress ini, Tim IT sebenarnya bisa ditangani oleh satu orang saja. Tapi biar kelihatan keren, kita gunakan lima orang dalam satu Tim IT.
  1. Project Manager
  2. System Analyst
  3. Web Developer (Programmer)
  4. Web Designer
  5. Technical Writer

Kegiatan Utama dan Langkah Kerja Tim IT


Bagaimana Tim IT ini bisa mendapatkan project dari client?

1. Project Manager

  1. Project Manager bertemu dengan client
  2. Menerima deskripsi project dari client
  3. Menyampaikan deskripsi project ke tangan system analyst
  4. Menerima deskripsi project dari system analyst yang telah di analisis dan menyampaikan kepada client mengenai estimasi biaya dan waktu pengerjaan ke client.
  5. Jika client siap dengan harga, project berlanjut. Biasanya di sini terjadi negosiasi yang sengit antara Project Manager dan client. It's bussiness.
  6. Setelah project ditangani dan menjadi produk yang dibutuhkan client, dalam hal ini website toko online, maka Project Manager kemudian menyerahkan hasil kerja mereka ke tangan client untuk menerima jasanya.

2. System Analyst

  1. Menerima deskripsi project dari Project Manager
  2. Menganalisis Estimasi Project dari segi biaya, sumber daya, dan waktu pengerjaan. Termasuk membuat alur dan diagram untuk menerjemahkan deskripsi project kemudian divalidasi ke client.
  3. Menyampaikan project ke web developer. Tentu, dengan segala embel-embel yang mudah dipahami oleh developer web.

3. Web Developer


System analyst memberikan project mentah ke web developer (Programmer) kemudian diimplementasikan ke dalam coding untuk menghasilkan program atau website.

Dalam hal toko online dengan Wordpress, maka Developer Web akan melakukan tugas:

1. Register Domain
2. Memilih Jenis Hosting
3. Menginstall Wordpress
4. Custom Template Premium Wordpress khusus online shop
5. Memasang plugin Woocommerce

4. Web Designer


Web designer akan memaksimalkan kerja web developer dari segi pengguna toko online yang meliputi:
  • Mengatur tampilan toko online agar mudah digunakan (User Friendly)
  • Mengatur tampilan website agar menarik (User Experience). Termasuk kecepatan loading website.

5. Technical Writer


Technical Writer akan mendokumentasikan website toko online yang telah selesai dan menyediakan panduan penggunaan (Help Guide) toko online untuk client.

Biasanya ini mendapat timbal balik dari client dengan menyediakan seorang admin yang akan mengelola website tersebut.

Estimasi Biaya

- Domain per tahun Rp125.000
- Hosting per tahun Rp325.000
- Template Wordpress Online Shop Rp150.000

Estimasi waktu pengerjaan

- Maksimal 3 hari

Total biaya yang dibutuhkan untuk membuat website adalah

Rp650.000 + Jasa Tim IT Rp150.000 = Rp800.000

Dengan ketentuan toko online siap dioperasikan oleh client.

Agar memudahkan Anda dalam membuat perencanaan proyek perangkat lunak, baik itu jaringan komputer, programming, multimedia interaktif, software perangkat lunak, atau jasa lainnya di dunia IT, Anda harus tahu tentag prospek kerja dunia IT dan profesinya.

Selengkapnya bisa Anda lihat dalam Macam-macam Pekerjaan di dunia TI dari https://www.codepolitan.com

Untuk lebih jelasnya, berikut slide presentasi perencanaan proyek perangkat lunak dalam bentuk PPT (Power Point)

Sekali lagi, ini hanya mengenai bisnis model dalam sebuah Tim IT. Tapi bisa menjadi panduan yang cukup mudah diikuti jika ingin mengajukan proposal untuk mendapatkan proyek dari client.

Jika Anda punya kemampuan di bidang website, terlebih SEO, maka Anda bisa menggunakan teknik ini untuk membuka jasa pembuatan website toko online.

Lihat juga Belajar HTML dan CSS Mudah dan Lengkap (Membuat Template Web)

Demikianlah contoh studi kasus perencanaan proyek perangkat lunak tentang cara sebuah Tim IT meng-handle project dari client. Semoga bermanfaat.
Advertisement

Baca juga:

Apa Pendapatmu?
Blogger
Disqus
1 Komentar Anda, 1000 Kebaikan Untuk Kita!

No comments

Komentar Brother's and Sista sangat dibutuhkan!