Skip to main content

Penghasilan Youtuber Vs Blogger, Akankah Blog Akan Bubar?

Penghasilan Youtuber Vs Blogger - Akhir-akhir ini, fenomena Youtuber dan konten video sepertinya semakin hari semakin populer. Bahkan dari segi profit, penghasilan Youtuber pun jauh lebih besar dari pada penghasilan dari Blogger terkaya Indonesia. Bahkan penghasilan Blogger juga cenderung menurun. Salah satu penyebab utamanya adalah generasi milenials yang lebih excited menonton dari pada membaca.

Penghasilan Youtuber Vs Blogger, Akankah Blog Akan Bubar?
Penghasilan Youtuber Vs Blogger, Akankah Blog Akan Bubar?

Karena itulah, muncul beberapa pertanyaan yang cukup mengganggu Blogger pemula: "Apakah suatu hari nanti blogger sudah tidak dibutuhkan?" "Apakah blog akan hilang digantikan oleh Youtube?"

Tentu ini merupakan kekuatiran yang sebenarnya tidak perlu dibesar-besarkan. Mengapa? Karena itu tidak akan terjadi.

Memang umumnya manusia saat ini menyukai konten video yang lebih interaktif jika dibandingkan dengan konten berupa tulisan. Namun bukan berarti konten video akan menggantikan keberadaan konten tulisan.

Berikut beberapa alasan Blogger tidak akan hilang digantikan oleh Youtuber.

1. Jenis konten yang tidak cocok dijadikan video


Saya mendapati beberapa "konten video yang dipaksakan." Mungkin karena lagi trend menjadi Youtuber, banyak yang membuat video asal-asalan yang sebenarnya lebih cocok dijadikan sebagai konten tulisan. Ini banyak dilakukan oleh youtube pemula yang gak sadar.

Contohnya banyak kok. Ada yang membuat konten video dari slide presentasi yang sebenarnya lebih cocok ditampilkan dalam bentuk slide presentasi atau paling tidak dalam bentuk tulisan.

Sederhananya, ada konten yang memang cocok untuk konten tulisan dan tidak cocok untuk dijadikan konten video. Kecuali dipoles sedemikian rupa, mungkin ada kemungkinan seperti pada channel Youtube Kok Bisa.

Lihat juga 7 Cara agar lolos copyright di Youtube

2. Cara belajar setiap orang berbeda


Alasan yang kedua Youtuber tidak akan bisa menggantikan Blogger adalah cara belajar setiap orang berbeda.

Ada yang mudah menangkap pelajaran dengan melihat. Ada yang mudah menangkap pelajaran dari mendengar dan melihat dan atau pun melakukan.

Ada yang lebih suka membaca dari pada menonton. Itulah kenyataan hari ini yang juga harus dipahami seorang content creator, baik itu video maupun artikel.

3. Konten video umumnya berasal dari kontek tulisan


Ini dia alasan yang ketiga. Konten video juga berasal dari konten tulisan. Contoh sederhananya aja ada banyak novel best seller yang kemudian diadaptasi menjadi sebuah film.

Seperti itulah, banyak teks tulisan yang akhirnya dirangkum kemudian dijadikan video.

4. Membuat konten video butuh konsep


Paling tidak, untuk menyusun sebuah video menjadi video viral yang benar-benar hebat, kita butuh sebuah konsep dan teks narasi. Bukan seperti live video ya.

Karena itulah, teks tetap dibutuhkan, baik dalam penyusunan konsep video maupun dalam konten video sekalipun.

5. Kuota internet mahal


Bukan rahasia umum lagi kalau akses Youtube lebih cepat menguras kuota internet. Bagi mereka yang punya duit banyak, gak akan masalah.

Tapi mereka yang duitnya pas-pasan (Like me), tentu streaming Youtube adalah salah satu hal yang haram dilakukan.

So, bagi kamu yang suka menulis, tidak perlu khawatir. Rezeki tidak akan ketukar kok.

Tapi sebenarnya yang menjadi kekuatiran besar internet marketer pemula adalah besarnya penghasilan youtuber vs blog. Jangan sampai saya salah pilih.

Ada yang bilang penghasilan adsense youtube lebih besar jika dibandingkan dengan adsense blog. Gak sepenuhnya salah dan gak sepenuhnya benar juga. Tergantung dari views dan klik iklan. Semakin banyak pengunjung semakin, semakin banyak yang nonton maka peluang untuk menghasilkan uang semakin besar dari Adsense.

Jika ditanya besar mana penghasilan youtuber vs blogger, jujur kita bisa melihat bahwa penghasilan youtuber jauh lebih besar dari pada penghasilan blogger.

Sebut saja penghasilan youtuber Ria Ricis dan Atta Halilintar sebagai pemilik akun Youtube dengan suscribers terbanyak di Indonesia ini bukan hanya mendapatkan gaji dari iklan adsense, tapi juga dari banyak sponsor lainnya.

Youtube pemula saja yang baru belajar bisa dengan "mudah" mendapatkan uang dari Youtube. Mudah tanda kutip jika dibandingkan dengan membangun sebuah blog berpenghasilan.

Jika kamu mau lihat yang lebih menguntungkan dari segi materi, maka gaji youtuber memang lebih besar. Tapi tentu itu pun butuh perjuangan yang tidak kalah sulitnya dari menjadi blogger.

Keunggulan video youtube lebih cepat memperoleh views dari youtube dari pada pembaca di blog yang untuk mencapai halaman pertama Google butuh kerja keras membuat artikel SEO dan waktu optimasi.

Lihat perbandingan antara kelebihan dan kekurangan menjadi Youtuber vs Blogger.

Demikianlah artikel tentang Penghasilan Youtuber Vs Blogger, Akankah Blog Akan Bubar? Hanya waktu yang bisa menjawabnya. Namun sesuai penjelasan di atas, sepertinya memang kecil kemungkinan. Semoga bermanfaat.

  March 29, 2019
Comment Policy: Tulis Komentar Anda Sesuai dengan Isi Artikel!
Buka Komentar
Tutup Komentar
close