Khotbah Kristen Singkat untuk Pemuda Memancarkan Cahaya

Khotbah Kristen Singkat untuk Pemuda Memancarkan Cahaya

Khotbah Kristen Singkat terbaru untuk Pemuda. Apakah kamu pemuda? Apakah kamu memiliki semangat masa muda di dalam dirimu? Dan, apakah kamu sudah memancarkan cahaya di dalam dunia?
Khotbah Kristen Singkat untuk Pemuda Memancarkan Cahaya
Khotbah Kristen Singkat untuk Pemuda Memancarkan Cahaya
Hari ini, kita akan merenungkan bagaimana menjadi seorang pemuda yang bisa memancarkan cahaya dalam dunia. Semoga cerita ilustrasi berikut ini juga bisa memberikan motivasi dan inspirasi bagi pemuda sebagai generasi penerus bangsa yang harus selalu bersinar.

Pemuda Adalah Terang Dunia


Matius 5:16
"Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."

Pada pertandingan final piala dunia Juli 2018 antara Perancis vs Kroasia, di sebuah tempat nobar (Nonton bareng) telah berkumpul masing-masing pendukung dari kedua tim yang berlaga.

Setelah kedua tim memasuki lapangan pertandingan, tiba-tiba saja terjadi listrik padam dan layar lebar pun gelap. Sontak semua kaget dan berteriak kecewa tanda tidak percaya.

Namun hanya beberapa menit padam, listrik menyala kembali. Sorakan bahagia dan tepuk tangan yang spontan pun terdengar. Terang yang dinanti-natikan sudah terbit!

Begitulah keajaiban terang, memberikan sukacita dan dinanti-nantikan. Bahkan betapa dahsyatnya meskipun hanya sedikit terang tetap bisa bersinar di dalam kegelapan.

Jika pemuda disebut sebagai terang dunia, maka sudah pasti mereka dapat memancarkan cahaya itu.

Bagaimana memancarkan cahaya?

  • Dengan selalu bersukacita tanpa mengeluh
  • Menolong dan menyatakan kasih tanpa banyak pertimbangan
  • Menjadi pemberita firman terutama dinyatakan melalui sikap hidup
  • Menjaga langkah agar tetap di jalan yang dikenan Tuhan

Untuk memotivasi pemuda agar senantiasa memancarkan cahaya:
"Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, maka akan kuguncang dunia." 
Kata-kata bijak dari Ir. Soekarno tersebut menggambarkan betapa dahsyatnya kekuatan dan semangat yang ada di dalam diri pemuda.

Karena itulah, tidak salah jika pemuda disebut sebagai terang dunia yang akan terus bersinar dengan memancarkan cahaya dan menjadi pelopor yang membawa perubahan positif yang nyata di lingkungannya.

Namun, tidak sedikit juga pemuda yang tidak memiliki harapan dan semangat hidup. Bukannya memancarkan cahaya sebagai pemuda, mereka malah menenggalamkan diri ke dalam kegelapan dunia remaja dengan narkoba, seks bebas, tawuran dan lain sebagainya.

Ada banyak tantangan yang harus dihadapi oleh pemuda untuk dapat memancarkan cahaya.

Bahkan tidak menutup kemungkinan, Tuhan mengutus pemuda ke dunia yang yang penuh rintangan agar pemuda tersebut dapat dibentuk karakternya dan memancarkan cahaya di sana.

Namun masalah baru kerapkali muncul ketika pemuda sudah bisa memancarkan cahaya. Mereka melupakan Tuhan yang adalah Sumber dari cahaya itu sendiri.

Tidak sedikit yang memegahkan diri dan melupakan campur tangan Tuhan yang adalah pusat dari terang itu.

Pemuda memancarkan cahaya dan menjadi terang dunia, tujuannya tidak lain dan tidak bukan adalah agar Tuhan dipermuliakan. Namun sayang, tipu daya kekayaan dan kesuksesan membuat cahaya tersebut redup dan padam saat telah diliputi oleh kekelaman kesombongan.

Bagaimana menjaga terang dunia itu tidak redup oleh kekelaman kesombongan?

Dengan setia menjadikan Tuhan sebagai Sumber terang dunia yang mengendalikan seluruh kehidupan setiap kita pemuda sebagai pemancar terang-Nya.

Sebagai pengikut Kristus yang adalah Terang Sejati, kita memiliki tugas utama untuk memancarkan cahaya-Nya melalui kasih kepada sesama, alam, dan seluruh ciptaan-Nya.

Demikianlah khotbah Kristen singkat untuk pemuda memancarkan cahaya. Mari kita terus pancarkan kasih sebagai wujud pemuda-pemudi Kristen yang berbuah lebat di dalam dunia hanya dengan satu tujuan, memuliakan Allah Bapa di sorga.

Lihat juga Khotbah Kristen Singkat tentang Kasih (Ilustrasi Kebencian dan Dendam)
Advertisement

Baca juga:

Apa Pendapatmu?
Blogger
Disqus
1 Komentar Anda, 1000 Kebaikan Untuk Kita!

No comments

Komentar Brother's and Sista sangat dibutuhkan!