Skip to main content

Khotbah Kristen Singkat untuk Pemuda Berani Tampil Istimewa

Khotbah Kristen Singkat - Masih banyak pemuda yang tidak menyadari betapa istimewanya dirinya. Dan tidak sedikit pemuda yang masih berusaha hidup sebagai orang lain. Akhirnya, ada pemuda yang tidak bisa bahagia. Padahal, bahagia Itu sederhana.
Khotbah Kristen Singkat untuk Pemuda Berani Tampil Istimewa
Khotbah Kristen Singkat untuk Pemuda Berani Tampil Istimewa
Mengapa pemuda tidak bahagia? Karena mereka tidak bisa melihat keistimewaan yang ada di dalam diri mereka. Mari kita renungkan ilustrasi khotbah Kristen di bawah ini untuk pemuda berani tampil beda dengan kelebihan dan kekurangannya.
2 Korintus 8:14Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan.
Suatu hari, di sebuah hutan rimbun, hiduplah beberapa jenis-jenis burung. Ada banyak jenis burung dengan berbagai kelebihannya. Tapi tidak dengan burung gagak.

Karena dianggap tidak berguna dan tidak memiliki daya tarik, gagak sering merasa sedih dan tidak memiliki teman. Terlebih burung-burung lain sering mengejek burung gagak.

"Kamu tidak pantas tinggal di hutan ini! Kamu pembawa sial." Seru burung kakatua yang sombong karena bisa berinteraksi dan menirukan suara pemburu.

"Benar tuh, kakatua. Gagak juga tidak berguna, bernyanyi aja gak bisa." Lanjut burung kenari yang sombong dengan kelebihannya memiliki suara merdu.

"Hitam! Jelek! Kamu jangan dekat-dekat dengan aku, nanti aku tertular." Timpal burung merak yang menyombongkan keindahan warna-warni bulunya.

"Apa sih kelebihan kamu gagak?" Tanya elang dengan tubuh yang gagah perkasa dengan nada meremehkan.

Gagak hanya diam dan bingung dengan semua kelebihan burung-burung lainnya sedangkan ia sama sekali tidak memiliki kelebihan.

Suatu hari, terjadi penebangan pohon di hutan secara besar-besaran oleh pemburu. Gagak yang melihat ancaman bagi penghuni hutan langsung menyampaikan isyarat bahaya tersebut dengan suara jeleknya.

Namun sayang, banyak dari penghuni hutan yang tidak peduli dan akhirnya tertangkap, termasuk kakatua dan merak yang menertawakan suaru jelek gagak yang adalah isyarat. Burung gagak yang cerdas, menggunakan suaranya untuk memberi isyarat dan kompak berhasil membuat spesiesnya lolos dari bahaya tersebut.

Akhirnya, gagak menyadari bahwa kelebihannya adalah memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi dan memiliki teamwork yang hebat.

Sama seperti manusia, Tuhan menciptakan manusia dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tujuannya? Untuk menciptakan keseimbangan.

Bagi manusia, secara khususnya pemuda, selalu ada dampak positif dan negatif dalam menyikapi kelebihan dan kekurangan yang ada pada dirinya.

  1. Kelebihan dimanfaatkan sebagai jalan menuju kesuksesan. Itu sudah biasa.
  2. Kelebihan dijadikan senjata untuk menghina kelemahan orang lain yang menjadikan kita sombong. Sering terjadi.
  3. Kelemahan diubah menjadi ciri khas yang unik sehingga menghasilkan kesuksesan. Hanya segelintir orang yang bisa.
  4. Kelemahan dipandang sebagai kekurangan yang akhirnya membatasi dan menutup kelebihan-kelebihan pada diri kita. Banyak orang seperti ini.

Tuhan, menciptakan setiap manusia itu istimewa dan tidak pernah Tuhan melupakan memberikan talenta kepada ciptaan-Nya.

Jika burung dan binatang aja punya kelebihan, masakan kita manusia tidak memiliki talenta apapun?

Kita semua istimewa dan memilikinya. Namun seringkali kita hanya terpaku pada kelemahan diri kita sendiri. Bisa jadi karena kata-kata orang lain yang mendoktrin kita bahwa kita tidak mampu atau karena merasa malu dengan kekurangan karena sering dihina.

Bisakah kita menjadi orang-orang yang mengenal kelemahan kita dan menjadikannya ciri khas tersendiri? Kalau kita tidak bisa, marilah kita ubah fokus utama kita dari kelemahan ke kelebihan yang ada pada diri kita masing-masing.

Ada yang bisa menyanyi, ada yang jago berenang, jago karate, jago main bola, jago masak, semua itu adalah talenta.

Sebagai pemuda, kita harus berani tampil beda dan istimewa dengan kelebihan kita. Tapi, harus hati-hati juga. Jangan sampai, kelebihan yang ada pada diri kita malah berubah menjadi kelemahan.

Kapan?

  • Saat kita menjadikan kelebihan kita untuk menghina kelemahan orang lain.
  • Saat kita meremehkan setiap orang dan pekerjaan karena kemampuan kita.

Maka saat itulah, kelebihan kita akan berubah menjadi kelemahan. Tidak perlu sombong dengan pencapaian hari ini, karena hari esok tidak ada yang tahu.

Marilah kita mengenal kelemahan pada diri kita dan percaya bahwa setiap manusia itu unik dan istimewa. Tetap berfokus untuk mengembangkan talenta dan kelebihan yang ada pada diri kita masing-masing. Terpujilah nama Tuhan, haleluya! Amin.
Tuhan menciptakan setiap manusia dengan sangat istimewa dan tak pernah lupa untuk memberikan talenta kepada setiap ciptaan-Nya.
Demikianlah khotbah Kristen singkat untuk pemuda berani tampil istimewa dengan kelebihan dan kekurangan yang ada pada dirinya. Semoga bermanfaat, God bless you!

Lihat juga Ilustrasi Khotbah Kristen tentang Iri Hati

  March 29, 2019

Comment Policy: Tulis Komentar Anda Sesuai dengan Isi Artikel!
Buka Komentar
Tutup Komentar
close