Skip to main content

Pengertian Visual Basic 6.0 dan Sejarahnya

Pengertian Visual Basic 6.0 - Pemrograman menggunakan aplikasi Visual Basic sangat mudah karena metode yang digunakan untuk membuat sebuah aplikasi semua dilakukan dengan tampilan interface yang mudah, seperti memasukkan object dari components yang ada dan mendesain tata letaknya dalam Form. Inilah yang menjadikan bahasa pemrograman Visual Basic sekaligus IDE (integrated development environment) ini sebagai salah satu yang terbaik dan terpopuler di kalangan programmer.
Pengertian Visual Basic 6.0 dan Sejarahnya
Pengertian Visual Basic 6.0 dan Sejarahnya

Visual Basic juga biasa disapa VB. Dalam pemrograman untuk tujuan bisnis, Visual Basic memiliki target pasar yang sangat luas. Beberapa tahun belakangan, tepatnya pada survey 2005, menunjukkan 62% pengembang perangkan lunak/software menggunakan bahasa Visual Basic. Unggul dari C++, JavaScript, C#, dan Java.

Mengapa Visual Basic? Sederhananya karena Visual Basic merupakan turunan dari bahasa Basic yang memang ditujukan untuk pemula. Tapi jangan salah, bahasa pemrograman VB ini juga populer di kalangan programmer berpengalaman.


Pengertian Visual Basic 6.0


Apa itu Visual Basic?

Visual Basic merupakan sebuah bahasa pemrograman yang menawarkan integrated development environment (IDE) visual untuk membuat perangkat lunak/aplikasi berbasis sistem operasi Windows dengan modal pemrograman (COM).

Visual Basic merupakan turunan dari bahasa pemrograman BASIC (Beginner’s All-purpose Symbolic Instruction Code) yang dikembangkan oleh Microsoft sejak tahun 1991. Secara garis besar, Visual Basic digunakan untuk merancang aplikasi yang lebih mengutamakan user interface dalam bentuk form.

Pengertian Visual Basic Menurut Para Ahli


Menurut Andi (2002), Microsoft Visual Basic 6.0 adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat aplikasi Windows yang berbasis grafis (GUI - Graphical User Interface). Microsoft Visual Basic merupakan event driven programming (Pemrograman yang terkendali kejadian) yang artinnya program menunggu sampai adanya respon dari pemakai berupa event atau kejadi tertentu. Bisa karena tombol diklik, menu dipilih, dan lain sebagainya.

Menurut Sunyoto (2007:1), Visual Basic adalah program untuk membuat aplikasi berbasis Microsoft Windows secara cepat dan mudah. Visual Basic menyediakan tool untuk membuat aplikasi sederhana sampai aplikasi kompleks atau rumit baik untuk perusahaan/instansi dengan sistem yang lebih besar.

Menurut Kurniadi (2011:5), Visual Basic adalah sebuah sarana pembuat program yang lengkap dan mudah. Siapapun yang bisa menggunakan Windows, pasti bisa membuat program dengan Visual Basic. Anda hanya perlu tahu cara menggunakan mouse, memanipulasi jendela, serta logika pemrograman untuk membuat sebuah aplikasi Visual Basic.

Lihat juga Cara Koneksi Visual Basic Dengan MySQL Xampp

Sejarah Visual Basic


Bill Gates, sang founder Microsoft memulai karir bisnis perangkat lunak dengan mengembangkan interpreter bahasa BASIC untuk Altair 8800 yang kemudian diubah agar bisa berjalan pada IBM PC dengan sistem operasi DOS (Disk Operating System).

Visual Basic adalah pengembangan dari bahasa komputer BASIC (Beginner’s All-purpose Symbolic Instruction Code) yang dikenal sebagai bahasa yang cocok untuk dijadikan konsep dasar pemrogrammer komputer.

Bahasa Basic ini merupakan bahasa yang dibuat oleh Professor John Kemeny dan Thomas Eugene Kurtz dari Perguruan Tinggi Dartmouth. Bahasa Basic tersusun dengan bahasa Inggris yang biasa dimanfaatkan oleh programmer untuk membuat program komputer sederhana.

Dikutip dari Wikipedia, berikut sejarah Visual Basic singkat dari waktu ke waktu.
  1. 20 Mei 1991: Microsoft merilis Visual Basic versi 1.0 untuk Windows di Windows World 1991, Atlanta, Amerika Serikat. Programmer dapat membuat antar muka pengguna dengan mudah. Pembuatan aplikasi bisa lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Kode ditulis oleh programmer untuk memberikan aksi terhadap Event dari pengguna (bagaimana pengguna merespon kepada object yang terdapat di antar muka.
  2. 2. 1 September 1992: Microsoft mengumumkan Microsoft Visual Basic for MS-DOS® dalam edisi Standard dan Professional. Seperti Visual Basic untuk Windows, versi ini mengkombinasikan kemudahan pendisainan secara grafis dengan kekuatan dan keunggulan dalam banyak hal di pemrograman
  3. 2 November 1992: Microsoft mengumumkan kemampuan dari Visual Basic versi 2.0 untuk Windows pada edisi Professional dan Standard. Versi ini menyertakan lebih dari 300 fitur baru dan peningkatan untuk pengembangan aplikasi yang lebih cepat, pengaksesan ke fitur-fitur tingkat lanjut di Windows, dan produktivitas pengembang yang lebih besar lagi. Di antaranya: MDI Forms, ODBC, dan variabel
  4. 14 Mei 1993: Microsoft mengumumkan Visual Basic versi 3.0 untuk edisi Standard dan Professional. Versi 3.0 menyediakan kemudahan akses ke berbagai sumber data yang banyak dengan mengintegrasikan mesin database Microsoft Access Database for Windows 1.1 dan kemampuan di bidang aplikasi melalui Object Linking and Embedding (OLE) 2.0. Juga ditambahkan tools baru berupa controls baru, penggunaan yang lebih mudah, dan sebuah peningkatan standarisasi control bagi
  5. 29 Juni 1993: Microsoft mengumumkan bahwa Microsoft Visual Basic for Applications (VBA) akan diintegrasikan ke dalam Microsoft Excel 5.0 dan Microsoft Project 4.0. Visual Basic akan melayani bahasa Macro yang umum di versi yang akan datang dari aplikasi-aplikasi untuk Windows dan Macintosh. Fitur Macro yang umum untuk aplikasi dan OLE 2.0, keduanya merupakan elemen penting di visi dan strategi Microsoft untuk aplikasi yang dapat diprogram yang akan memberikan kemampuan bagi pengguna untuk mengintegrasikan aplikasi-aplikasi, tugas-tugas otomatis, dan pembuatan solusi yang bersifat kostumais. VBA memiliki mesin pengembangan tangguh dan fleksibel yang sama yang membuat Visual Basic menjadi terkenal, teknologi pemrograman yang memperoleh
  6. 14 November 1994: Visual Basic versi 4.0 untuk Windows didemonstrasikan di Fall/COMDEX ’94 di Las Vegas. Demonstrasi ini berfokus pada perannya sebagai aplikasi berbasis Windows 32-bit pertama yang menggunakan kontrol kostumais OLE (OCXs) — komponent perangkat lunak yang dapat digunakan kembali yang ditetapkan dengan spesifikasi OLE. Pada versi ini diperkenalkan: Class, OXC’s, dan programmer dapat membuat add-ins sendiri dengan
  7. 12 September 1995: Visual Basic versi 4.0 untuk MS-DOS, Microsoft Windows NT®, dan Windows 95 diumumkan. Untuk meningkatkan edisi Standard dan Professional, maka Edisi Enterprise yang baru diperkenalkan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dan team pengembang. Semua versi menyertakan dukungan teknologi OLE yang lebih dikembangkan, perbaikan akses data, sebuah lingkungan pengembangan yang bersifat visual, dan migrasi ke Windows 95 dan Windows NT untuk aplikasi-aplikasi yang sudah
  8. 7 Desember 1995: Microsoft mengumumkan Microsoft Visual Basic Scripting Edition (VBScript), sebuah bahasa skrip Internet berbasiskan pada Visual Basic. VBScript merupakan sebuah skrip dengan performansi yang tinggi yang didisain untuk membuat isi yang bersifat aktif pada suatu situs. VBScript membolehkan pengembang untuk mengaitkan dan mengotomatiskan berbagai jenis object di halaman situs, termasuk object OLE. VBScript menjadi sebuah spesifikasi yang diusulkan berlisensi gratis yang tersedia bagi komunitas
  9. 3 Februari 1997: Microsoft membuka sistem pemrograman Visual Basic versi 5.0, Edisi Professional — tool versi terakhir yang paling terkenal di dunia untuk membangun aplikasi yang tangguh (Rapid Application Development RAD) tool. Fitur-fitur Visual Basic versi 5.0 terdiri dari sejumlah performansi yang signifikan dan peningkatan produktivitas yang akan membuat para pengembang lebih efisien dan fleksibel serta cepat dalam memberikan solusi bagi pengguna akhir. Fitur-fitur tingkat lanjut — seperti kompilasi berjenis native code, akses database berkecepatan tinggi, dan sebuah lingkungan pengembangan yang ditingkatkan — membuat Visual Basic versi 5.0 menjadi versi yang paling hebat. Sebagai tambahan, kemampuan teknologi pembuatan komponen Microsoft ActiveX® di Visual Basic versi 5.0 akan membolehkan lebih dari 3 juta pengembang menggunakan Visual Basic dalam membuat aplikasi yang berbasis pada komponen yang bertujuan untuk digunakan di Internet, intranets, dan lingkungan tradisional client/
  10. 10 Maret 1997: Versi terakhir yang dirilis dari Visual Basic 5.0, Edisi Pembuatan Kontrol tersedia. Edisi Pembuatan Kontrol adalah cara mudah untuk membuat ActiveX Controls bagi Internet, intranets, dan aplikasi client/
  11. 15 Juni 1998: Microsoft mengumumkan Visual Basic versi 6.0, dan dimasukkan ke dalam Microsoft Visual Studio® versi 6.0. Fitur-fitur Visual Basic versi 6.0 menyediakan pengaksesan data secara terintegrasi dan bersifat grafis ke sumber data (data source) ODBC atau OLE DB manapun, dan perangkat tambahan database yang didisain untuk database Oracle dan Microsoft SQL Server™. Fitur unggulan di versi ini adalah: ActiveX Data Objects (ADO) untuk memanipulasi dan membuat database. Fitur Pengembangan Situs membawa kemudahan dalam penggunaan, model pemrograman berbasis komponen dari Visual Basic untuk membuat HTML – dan Dynamic HTML (DHTML) – berbasis aplikasi. Fitur-fitur baru ini — dikombinasikan dengan optimisasi performansi, pengembangan aplikasi yang disederhanakan dan debugging, dan dukungan untuk Microsoft teknologi server — membuat Visual Basic versi 6.0 sebuah pilihan yang ideal untuk membangun aplikasi berskala
  12. 2 September 1998: Visual Studio 6.0, solusi tool pengembangan lengkap berskala perusahaan tersedia. Visual Studio 6.0 menyertakan Visual Basic versi 6.0, Microsoft Visual C++®, Microsoft Visual FoxPro®, Microsoft Visual InterDev® Web, dan Microsoft Visual J++®. Bersamaan dengan diluncurkannya Developer Days ’98, lebih dari 115 perusahaan papan atas mengumumkan dukungan terhadap Visual Studio 6.
  13. 28 April 1999: Lingkungan pengembangan VBA versi 6.0 dan Software Development Kit (SDK) VBA (SDK) versi 6.0 tersedia bagi vendor perangkat lunak pihak ketiga melalui program lisensi VBA. VBA 6.0 merupakan sebuah teknologi pengembangan yang tangguh untuk aplikasi yang dikemas secara kostumais dan merupakan sebuah komponen utama di Microsoft Office
  14. 15 Februari 2000: Steve Ballmer, presiden yang baru saja ditunjuk dan CEO dari Microsoft Corporation, berbicara kepada lebih dari 2.000 pengembang dalam pidatonya pada Visual Basic Insiders Technical Summit (VBITS), menyatakan visi Microsoft terhadap situs yang dapat diprogram dan memaksa kembali komitmen perusahaan yang dalam terhadap para pengembang Visual
  15. 11 Juli 2000: Microsoft menyampaikan Tool Platform .NET untuk XML Web Services. Dalam pidatonya yang ditujukan pada acara Microsoft Professional Developers Conference (PDC) 2000 yang kedelapan, Paul Maritz, wakil presiden kelompok dari Platforms Group di Microsoft, memperlihatkan Microsoft .NET Framework dan Microsoft Visual Studio .NET. Ini merupakan versi terakhir dari perangkat pengembangan yang digunakan di seluruh dunia, Visual Studio .NET menyediakan dukungan untuk pengembangan drag-and-drop terhadap XML Web Services. Secara bersama, kedua produk tersebut menyediakan produktivitas yang tinggi kepada para pengembang, suatu lingkungan yang terdiri dari banyak bahasa untuk pembangunan, pengantaran, dan pengintegrasian XML Web Services pada platform Microsoft .
  16. 13 November 2000: Microsoft mengumumkan kemampuan Visual Studio .NET versi Beta 1. Dalam pidato acara COMDEX/Fall 2000, Bill Gates mengumumkan kemampuan versi beta pertama Visual Studio.NET dan .NET Framework, dua teknologi kunci untuk memungkinkan para pengembang membangun XML Web services pada platform .NET. XML Web services merupakan aplikasi dan komponen yang dibuat tersedia melewati situs dengan menggunakan XML dan Simple Object Access Protocol (SOAP), dan kunci yang dapat diprogram untuk membangun generasi masa depan Internet. Microsoft membuat Visual Studio .NET Beta 1 dan .NET Framework tersedia bagi jutaan pelanggan dan rekanan
  17. 13 Februari 2002: Microsoft mengumumkan kemampuan dari Visual Studio .NET versi akhir.

Software Visual Basic 6.0


Visual Basic 6.0 adalah software visual basic yang populer digunakan saat ini dan merupakan perkembangan dari versi VB sebelumnya dengan penambahan kemampuan pemrograman internet dengan DHTML (Dynamic Hypertext Mark Language), perlengkapan pada fitur database dan multimedia.

Tampilan antar muka aplikasi Visual Basic 6.0

Tampilan jendela New Project
Tampilan jendela New Project
Terdapat kurang lebih 10 jenis project yang dapat dibuat dengan menggunakan Visual Basic 6.0.
  1. Standart EXE, merupakan proyek standar untuk membuat aplikasi sederhana.
  2. ActiveX EXE, merupakan proyek ActiveX dengan kemampuan setiap komponen untuk berinteraksi dengan semua aplikasi berbasis sistem operasi Windows.
  3. ActiveX DLL, berfungsi untuk membuat proyek dengan tujuan pembuatan library untuk programmer Visual Basic.
  4. ActiveX Control Project, digunakan untuk membuat komponen baru untuk aplikasi Visual Basic yang lain.
  5. VB Application Wizard, merupakan tools untuk membantu pengguna aplikasi Visual Basic dalam membuat aplikasi dengan mudah.
  6. Addin, memberikan kebebasan berkreasi bagi programmer, hampir seperti Standart EXE.
  7. Data Project, digunakan untuk melengkapi komponen database pada pembuatan aplikasi database.
  8. DHTML Application, merupakan proyek untuk membuat aplikasi internet berbasis clien side.
  9. IIS Aplication, merupakan proyek untuk membuat aplikasi internet berbasis server side lengkap dengan komponen CGI (Common Gateway Interface).
  10. VB Enterprise Edition Control pada dasarnya sejenis dengan project Standard EXE, bedanya kalau VB Enterprise Edition Control semua tools VB Enterprise Edition akan di aktifkan.

Tampilan Standar Microsoft Visual Basic 6.0


Visual Basic 6.0 terdiri dari tampilan  Menu, Toolbar, Toolbox, Project Explorer, Form dan Property.

Cara kerja dan proses perancangan aplikasi di Visual Basic cukup sederhana. Semua yang tampil pada aplikasi di edit di dalam Form.

Isian dari Form tersebut berasal dari Toolbox dengan setiap komponen Toolbox memiliki pengaturan tersendiri pada menu Property.
gambar interface workspace Visual Basic 6.0
gambar interface workspace Visual Basic 6.0
1. Menu Bar

Menu Bar pada Visual Basic terdiri dari semua perintah-perintah dasar yang berkaitan dengan tugas tertentu. Menu Bar ini pada umumnya sama dengan menu bar pada aplikasi Windows lainnya.
  • File berfungsi untuk mengatur suatu file, seperti New Project, Open Project, Save Project, Print dan lain-lain
  • Edit berfungsi untuk memproses pengeditan objek, komponen dan kode di Code Editor. Contoh : Cut, Copy, Paste, Select All dll.
  • View berfungsi untuk mengaktifkan bagian-bagian dari Integrated Development Environment.
  • Project berfungsi untuk manajemen proyek beserta pendukungnya.
  • Format berfungsi untuk melakukan proses format tampilan di form.
  • Debug berfungsi untuk melacak kesalahan program saat dijalankan.
  • Run berfungsi untuk menangani proses kompilasi program, seperti Run, Build, Step Over, Debug dan lain-lain.
  • Query berfungsi untuk mengakses data yang diperlukan pada aplikasi database.
  • Diagram berfungsi untuk pengaturan diagram terutama pada proses perancangan.
  • Tools berfungsi untuk menyediakan perlengkapan tambahan yang diperlukan dalam penyusunan program
  • Add-Ins berfungsi untuk melakukan pengaturan program tambahan pada Visual Basic 6.0
  • Window berfungsi untuk melakukan pengaturan window yang sedang aktif (terbuka)
  • Help berfungsi untuk memberikan informasi bagi pemakai Visual Basic 6.0
2. Toolbar

Toolbar berisi kumpulan tombol dasar yang digunakan untuk mempercepat programmer Visual Basic. Tombol-tombol tersebut mewakili suatu perintah tertentu yang tetap. Dan tombol yang ada di Toolbar pada umumnya adalah tombol-tombol yang sering digunakan.

  • Add Standard Exe Project menambahkan proyek baru jenis standard ke dalam proyek yang telah ada
  • Add Form menambahkan form atau obyek baru ke dalam proyek yang sedang aktif / dikerjakan
  • Menu Editor menampilkan Menu Editor yang berfungsi untuk membuat atau mengubah tampilan menu
  • Open Object membuka sebuah proyek yang pernah dibuat sehingga aktif kembali pada editor Visual Basic
  • Save Project menyimpan proyek yang sedang aktif tanpa menutup proyek tersebut.
  • Cut memotong obyek yang dipilih pada layar dan menyimpannnya pada memori.
  • Copy membuat salinan (duplikat) obyek yang dipilih pada layar dan menyimpannya pada memori.
  • Paste membuat salinan obyek yang telah disimpan di memori untuk dipasang dilokasi baru.
  • Find mencari teks tertentu pada jendela kode / View Code.
  • Undo membatalkan perintah atau tindakan mengembalikan ke perubahan semula dilakukan
  • Redo mengulangi perintah atau tindakan mengembalikan ke perubahan semula dilakukan (Kebalikan dari Undo)
  • Start menjalankan program yang sedang aktif
  • Break menghentikan sementara program yang sendang berjalan
  • End menghentikan program RUN dan kembali ke mode perancangan program.
  • Project Explorer menampilkan jendela Project Explorer yang berisi komponen beserta bagian-bagiannya.
  • Properties Window menampilkan jendela properties, yaitu pengatur properti obyek
  • Form Layout Window menampilkan jendela Form Layout yaitu pengatur tata letak form di layar komputer
  • Object Browser menampilkan Object Browser yang mengorganisir obyek yang dipakai dalam program
  • Toolbox menampilkan jendela Toolbox yang menyediakan berbagai macam kontrol
  • Data View Window menampilkan jendela Data View
  • Visual Component Manager menampilkan jendela Visual Component Manager

3. Form Window

Form Window adalah jendela utama aplikasi Visual Basic yang digunakan untuk mendesain dan mengatur tampilan aplikasi yang akan dibuat. Mulai dari mengatur teks, gambar, tombol perintah dan lain sebagainya. Tombol tersebut adalah berfungsi sebagai obyek dalam aplikasi Visual Basic yang baru dirancang dan diambil dari Toolbox.

4. Toolbox

Toolbox adalah kumpulan obyek yang digunakan untuk membuat aplikasi Visual Basic yang bisa didrag langsung ke dalam Form Window untuk kemudian diedit.

Masih banyak komponen pada menu Toolbox yang tidak ditampilkan. Karena itu, programmer dapat mengaktifkannya sendiri sesuai dengan kebutuhan akan aplikasi yang sedang dikerjakan.

Berikut beberapa komponen pada Toolbox.

  • Pointer (untuk memilih control )
  • PictureBox (menampilkan gambar)
  • Label (teks pada form; tidak dapat langsung di ubah)
  • TextBox (tempat input/menampilkan teks -> bebas mengubah)
  • CheckBox (menampilkan kondisi Y/N atau T/F)
  • Command Button (menjalankan perintah/proses jika di tekan)
  • Option Button (mirip dengan checkbox, tapi hanya satu pilihan yg dapat di pilih)
  • ComboBox (kombinasi textbox & listbox, pilih dari list atau ketik)
  • ListBox (multiselect)
  • Horizontal Slinder ( untuk memberikan tombol left to right)
  • Vertical Slinder ( untuk memberikan tombol atas ke bawah)
  • Timer ( memberikan waktu)
  • Drivel List Box (memberikan alamat data)
  • Dir LIst Box ( Memberikan Folder baru)
  • File List Box (memberikan File baru)
  • Shape (memberikan bentuk grafik )
  • Line (membentuk garis)
  • Frame (Pengelompokan kontrol-kontrol secara visual/fungsional)
  • Image (Menampilkan gambar, tapi tidak bisa sebagai kontainer kontrol)
  • OLE – Object Lingking and Embedding (Lokasi memasukkan program eksternal, ex : word ms, dll.)
  • Dan lainnya dalam menu Components.

5. Properties Window

Properties window atau jendela properti merupakan informasi dari suatu obyek Toolbox yang telah dimasukkan dalam Form. Jadi, selain diedit langsung di di Form Windows, bagian Toolbox yang diletakkan di dalam Form juga bisa diedit di Properties Window, seperti ukuran font, warna, nama yang tampil dan lain-lain.

6. Form Layout Window

Form Layout Window merupakan jendela yang memperlihatkan tampilan form pada monitor komputer yang menjadi petunjuk letak aplikasi yang dibuat ditampilkan.

7. Code Window

Code Window atau jendela kode adalah jendela yang digunakan untku menulis listing berupa instruksi-intruksi untuk membuat aplikasi Visual Basic. Setiap komponen Toolbox yang dimasukkan ke dalam Form Properties memiliki intruksi tersendiri.

Setelah selesai merancang dan membuat aplikasi dengan Visual Basic IDE, kita bisa langsung mengkompilasi project menjadi sebuah aplikasi EXE yang dapat dioperasikan pada sistem operasi Windows.

8. Project Explorer

Project Explorer merupakan area yang berisi semua file program aplikasi Visual Basic. Suatu aplikasi dalam Visual Basic biasanya disebut dengan Project (Proyek), dan setiap proyek dapat terdiri dari satu atau lebih file misalnya : Form, Modul, Class dan lain sebagainya.

Keunggulan Visual Basic 6.0

  • Digunakan untuk membuat program aplikasi berbasis Windows OS.
  • Bisa untuk membuat ActiveX, aplikasi internet dan software-software lainnya.
  • Visual Basic digunakan untuk menguji suatu program (Debugging) untuk menghasilkan program aplikasi format EXE yang bersifat Executable yang bisa langsung dioperasikan pada sistem operasi Windows.
  • Visual Basic termasuk bahasa pemrograman berbasis pada obyek atau biasa dikenal dengan istilah OOP (Object Oriented Programming).
  • Termasuk bahasa pemrograman yang mudah untuk pemula namun juga populer digunakan di kalangan developer.

Contoh Program Visual Basic


Dengan menggunakan aplikasi Visual Basic 6.0, kita bisa membuat aplikasi bisnis, SMS dan chatting dan juga game. Masih banyak hal-hal lainnya yang bisa dibuat dari VB ini. Contoh paling sederhana adalah aplikasi Visual Basic database mahasiswa sederhana atau kalkulator Matematika Standar.

Lihat juga Script Visual Basic Untuk Pemula

Demikianlah Pengertian Visual Basic 6.0 dan Sejarahnya. Semoga bermanfaat.

Dikutip dari berbagai sumber dan pengetahun Admin.

  February 25, 2019

Comment Policy: Tulis Komentar Anda Sesuai dengan Isi Artikel!
Buka Komentar
Tutup Komentar
close