Skip to main content

15 Cara Menjadi Orang Yang Menyenangkan dan Asyik Diajak Bergaul

Cara Menjadi Orang Yang Menyenangkan - Kamu pernah ngga' sih, mual gara-gara ngobrol dengan seseorang? Mungkin kamu tidak akan percaya, tapi saya pernah hampir muntah hanya karena mendengarkan seseorang bercerita. Why? Karena saya memaksakan diri untuk mendengarkan sekaligus menghormati lawan bicara. Tapi ini benar-benar tidak menyenangkan.
15 Cara Menjadi Orang Yang Menyenangkan dan Asyik Diajak Bergaul
15 Cara Menjadi Orang Yang Menyenangkan dan Asyik Diajak Bergaul
Saya melihat lebih jauh, ternyata banyak orang yang jika ditemani ngobrol sangat membosankan karena hanya membahas "One topic." Terlebih jika lawan bicara tidak terlalu interest terhadap topik yang sedang dibahas. Jika hal seperti ini terus terulang, sebentar lagi Anda akan dicap sebagai orang yang membosankan dan tidak asyik diajak bergaul. Siapa sih, yang mau dicap seperti itu oleh lingkungannya?

Karena itulah, hari ini kita akan sharing tentang cara menjadi orang yang menyenangkan dan asyik bergaul dalam kehidupan sehari-hari.

1. Datang dari ketulusan dan kejujuran


Semua berawal dari ketulusan dan kejujuran. Apa pun yang dilakukan jika datang dari hati yang murni pasti tidak akan mengecewakan. Kita tidak bisa selamanya hidup dari kepura-puraan. Apa yang Anda lakukan di rumah itulah yang seharusnya dinampakan di lingkungan sosial.

Menjadi orang lain di luar dan berusaha menjadi orang yang menyenangkan hanya akan membuat diri sendiri tersiksa dan terlihat aneh.

2. Percaya diri "but not over confident"


Kita hanya akan dihargai jika kita percaya diri. Orang hanya menghargai orang yang menghargai dirinya sendiri. But over confident, terlalu percaya diri membuat banyak orang terlihat sombong. Dan saya tidak suka orang yang sombong. Anda suka? Jelas tidak.
Saat percaya diri mulai berubah menjadi "over confident" saat itulah seseorang rentan melupakan campur tangan Tuhan-nya.

3. Jangan mengeluh terhadap apapun


Hidup memang tidak selalu indah seperti keinginan. Mimpi-mimpi indah seringkali jauh dari realita yang sebenarnya. Ketika sudah seperti itu, tidak ada cara lain selain mengeluh. But today, jika ingin menjadi orang yang menyenangkan berhentilah mengeluh.

Mereka yang mengeluh adalah orang-orang yang tidak bahagia dalam hidupnya. Mengeluh terhadap kondisi, mengeluh terhadap tingkah laku seseorang dan mengeluh kepada sulitnya hidup. Buang sekarang!

4. Stop menghakimi


Dari 10 orang yang tampil presentasi, kemungkinan besar hanya 1 orang yang siap dikritik. Apakah kritik itu perlu? Pasti, tapi kritik yang disertai dengan nasehat yang tepat akan diterima dengan baik karena sifatnya yang membangun.

Jika seseorang melakukan kesalahan, stop menghakimi dan cukup mengingatkan. Biar hakim di pengadilan yang memutuskan. Atau Anda seorang hakim dalam kehidupan teman Anda?

5. Berikan pujian pada moment yang tepat


"You're beatiful." Kalimat sederhana seperti itu dapat membangkitkan rasa percaya diri. Saat kita diminta untuk mengkritik penampilan seseorang, sebenarnya mereka lebih menginginkan pujian. Percaya atau tidak, buktikanlah!

Tapi pujian yang berlebihan dan tidak tepat pada waktunya akan membuat pujian tersebut seolah-olah dibuat. Misalnya, sering memberikan pujian seharian penuh. Bisa-bisa Anda bukan menjadi orang yang menyenangkan tapi orang yang ada maunya.

Sesuatu yang tepat pada waktunya selalu memberikan impact yang luar biasa. Karena itu, lihat moment yang pas untuk melancarkan pujian. Dan pujian yang manis hanya berasal dari hati yang tulus. Dan spontan.

6. Tidak sekedar simpati tapi empati


Rasa simpati tidak cukup untuk menjadi orang yang menyenangkan. Karena itu, dibutuhkan rasa empati agar bisa menyatu dan merasakan apa yang orang lain rasakan.

Hidup ini harus penuh dengan sesuatu yang dinamakan kepedulian. Saya pernah mendengar kata-kata yang manis yang mengatakan: "Hidup ini bukan tentang saya, tentang mereka atau tentang dia. Tapi hidup ini tentang kita bersama."

7. Berhenti cari perhatian


Istilah "Caper" tidak lagi asing di telinga kita. Saat ini, orang-orang melihat mereka yang suka cari-cari perhatian sebagai orang yang kurang diperhatikan. Dalam pergaulan sehari-hari, sifat caper ini kadang sangat menyebalkan.

Terlebih jika ada yang caper kepada seseorang yang terhormat, pasti banyak yang iri.

8. Menjadi pencerita yang baik


"Pemimpin yang baik adalah pencerita yang baik pula." Bukankah itu benar? Berapa banyak pengajar yang memulai pertemuan dengan cerita yang asyik? Tidak banyak karena itu, suasana sering membosankan.

Saya memiliki teman yang dari sore sampai larut malam pun tidak membosankan. Entah apa rahasianya, tapi mereka memang sangat pandai bercerita. Karena cerita itu asyik.

9. Asah kepekaan


"Nggak peka!" Kadang pernyataan ini terlontar dari mereka yang sudah memberi signal positif atau pun yang sedang cari-cari perhatian tapi tidak diperhatikan. Dan banyak yang kecewa karena merasa tidak diperhatikan. Karena itu, selalu asah kepekaan tapi kadang memang kita tidak perlu memperhatikan mereka yang suka caper. Benar begitu?

10. Kontak mata dalam berkomunikasi


Saat berkomunikasi, yang paling penting sebenarnya adalah kontak mata atau istilah kerennya "Eye contact." Setiap orang suka diperhatikan. Karena itulah, belajar melakukan kontak mata sangat berpengaruh dalam kehidupan.

Contohnya saja, kita dengan mudah mengetahui sifat seseorang hanya karena kontak mata. Jika mereka dapat mempertahankan kontak mata dengan baik bisa dipastikan mereka orang yang cukup percaya diri. Sebaliknya, mereka yang tidak berani memandang mata lawan komunikasi cenderung menyembunyikan sesuatu, seperti kurang percaya diri.

11. Sapa dan sebut nama


Biasanya orang-orang yang menyenangkan selalu menyapa terlebih dahulu dan menyebut nama. Teknik agar disukai banyak orang ini lebih bagus digunakan saat bertemu kawan lama yang jarang bertemu.

Bisa dimulai dengan berjabat tangan dan menyentuh bahu teman. Tapi hati-hati, jangan sampai kesan yang Anda berikan malah terlihat melanggar privasi mereka.

12. Berpikiran terbuka


Orang-orang yang berpikiran terbuka cenderung lebih optimis menghadapi masa depan yang masih rahasia. Berpikiran terbuka dapat dimulai dengan belajar pengetahuan baru, suka berpetualang dan yang paling sederhana dan kadang dilupakan oleh banyak orang yang mau berpikiran terbuka adalah menerima perbedaan dan berteman dengan semua orang.

Tanamkan prinsip bahwa semua orang adalah guru. Entah itu sifatnya buruk atau baik, karena dari situlah kita belajar banyak hal-hal yang baru.

13. Menjadi humoris disukai banyak orang


Terlalu serius itu membosankan. Itulah yang menjadi perspektif masyarakat pada umumnya, tidak terkecuali saya dan mungkin Anda. Mungkin karena terlalu hati-hati dan menjaga wibawa maka orang menjadi lebih serius.

Padahal, dari banyaknya survei yang dilakukan di dunia ini, kebanyakan orang yang menyenangkan dan mudah bergaul adalah orang-orang yang berkepribadian humoris. Humoris juga ada batasnya. Jangan sampai Anda terlalu humoris sehingga tidak dihormati.

Humoris yang baik adalah humor yang cerdas dan mendidik. Tidak menghina orang lain, tapi bisa saja menertawakan diri sendiri. Karena orang-orang yang humoris membawa suasana yang ceria dan menggembirakan. Dan semua orang menginginkan keceriaan. Karena itu, jika Anda kurang bahagia bertemanlah dengan orang yang humoris.

14. Rendah hati sampai titik terendah


Kata-kata inspirasi terbaik tentang rendah hati: "Rendahkanlah dirimu sampai tidak ada orang yang dapat merendahkannya."

Tapi banyak yang bertanya, saya sudah merendah tapi masih dihina juga. Apa yang harus saya lakukan?

Masih direndahkan? Itu artinya Anda belum merendahkan diri yang serendah-rendahnya. Jika Anda sampai pada titik terendah maka tidak akan ada lagi yang bisa katakan untuk merendahkan Anda.

Karena yang paling penting dalam persahabatan adalah sikap rendah hati. Karena rendah hati dapat membunuh ego yang merusak hubungan.

15. Suka berbagi


"Hidup indah bila suka berbagi." Beberapa Minggu yang lalu, saya melihat salah satu kisah inspirasi dari orang-orang yang suka berbagi. Mereka berkata bahwa hidup mereka masih jauh dari kata cukup. Tapi mereka sangat bahagia ketika berbagi.

Apa yang membuat mereka bahagia? Ketika melihat orang-orang disekelilingnya bahagia. Berbagi bukan hanya soal materi tetapi berbagi adalah soal waktu, pikiran, tenaga, pengalaman hidup, dan motivasi.

Ada banyak hal yang dapat dibagikan sekalipun Anda belum memiliki apa-apa. Contoh sederhananya saja, membagikan sesuatu yang menarik dan bermanfaat di sosial media. Apakah Anda sudah berbagi hari ini?

Atau jangan-jangan Anda malah merasa dimanfaatkan karena suka berbagi? Kalau begitu, sepertinya kita pun harus bijak dalam berbagi.

Cara menjadi orang yang menyenangkan memang tidak semudah yang tertulis di atas. Ada banyak tantangan dan hambatan yang membuat kita seperti orang yang paling membosankan. Karena itu, satu-satunya cara mengatasi masalah sulit beradaptasi adalah dengan berpikiran terbuka dan selalu belajar. Belajar itu bisa dari mana saja, orang lain, di sekolah, internet, dan setiap peristiwa hidup yang dialami maupun yang orang lain alami. Itu semua adalah pengetahuan.

Lihat juga 11 Cara Menjadi Orang Yang Menyenangkan dan Disukai Banyak Orang

Demikianlah 15 cara menjadi orang yang menyenangkan dan asyik diajak bergaul. Semoga sukses dan langsung terapkan poin-poin di atas dan buat perubahan dalam hidup Anda. Sekaranglah saatnya!
  February 23, 2019
Comment Policy: Tulis Komentar Anda Sesuai dengan Isi Artikel!
Buka Komentar
Tutup Komentar
close