Skip to main content

Gagal Menabung? Ternyata Penyebabnya Karena 7 Hal Ini!

Gagal menabung adalah hal yang sering dialami oleh sebagian besar orang, terutama generasi milenial. Penyebabnya? Sering tidak disadari tapi itu sangat nyata. Mungkin kita sering mendengar orang-orang di sekitar kita mengatakan bahwa menabung adalah hal yang mudah. Namun ternyata, menganggap remeh cara menabung membuat sebagian besar dari mereka tidak berhasil.
hindari kebiasaan buruk agar gagal menabung bisa teratasi
Penyebab gagal menabung - Pixabay

Banyak orang yang secara terang-terangan mengaku bahwa mereka tidak dapat mengelola keuangan pribadi dengan baik, terutama generasi muda hari ini. Mereka ingin menabung tapi sulit untuk mewujudkannya. Bagi mereka yang pernah mengalami gagal menabung pasti sudah mengetahui suatu kenyataan pahit bahwa menabung itu tidak semudah yang dikatakan orang-orang.

Ternyata berikut beberapa hal yang membuat orang gagal menabung. Silahkan ikuti dan lihat trik cara menabung agar anti gagal.

1. Tidak memiliki komitmen


Seperti pada artikel cara menabung di celengan, kata kunci utama yang harus dimiliki adalah komitmen. Tanpa komitmen tujuan tidak akan pernah tercapai.

Mungkin kita sering mendengar menabung itu mudah dan sangat sederhana, tapi ternyata kebiasaan memandang remeh hal-hal kecillah yang membuat banyak orang gagal menabung. Karena itu, mulailah dengan membuat komitmen yang jelas.

2. Belanja berdasarkan keinginan


Belanja itu harus berdasarkan kebutuhan. Tapi banyak orang yang karena ingin terlihat mapan secara finansial membeli barang yang bukan kebutuhannya. Keinginan seperti ini jugalah yang membuat tabungan tidak akan cepat penuh. Boro-boro penuh, yang ada celengan akan dicungkil sehingga tabungan menjadi raib akibat kebiasaan berbelanja sesuai dengan keinginan,

3. Gaya hidup mewah


Mau menabung tapi masih mengikuti gaya hidup mewah yang super wow? Stop aja deh! Mengikuti trend dan perkembangan memang baik dengan syarat tidak menjadi orang yang korban gaya hidup. Jangankan mau menabung, orang kaya aja yang hidupnya berkelimpahan uang dan bisa dikatakan sudah bebas secara finansial banyak yang jatuh miskin gara-gara gaya hidup mewah yang tidak terkendali.

Gaya hidup mewah bukanlah suatu masalah. Tapi pertimbangkan setiap resiko keuangan Anda. Sebaiknya sih, hindari gaya hidup mewah yang tidak perlu.

4. Banyak berpikir


"Pak, silahkan menabung hari ini! Besok aja deh, masih ada keperluan lain yang harus dipenuhi. Bulan depannya lagi. Bapak ingin menabung? Masih belum nih, ada keperluan mendadak."

Kapan mulainya? Terlalu banyak mikir itu juga tidak baik. Berpikir itu kadang membuat kita tidak pernah memulai apapun, termasuk menabung. Berhenti berpikir tentang hal-hal yang tidak perlu dan mulailah merubahnya menjadi tindakan. Berpikir itu perlu tapi tanpa tindakan yang nyata, semua rencana hanyalah ilusi dan omong kosong besar.

5. Kurang sabaran


Sudah berapa ya isinya? Hari ini cek tabungan, besok cek lagi, ternyata membuat tabungan tidak akan cepat penuh. Why? Karena kamu gak sabaran. Banyak orang, termasuk saya dulu, ketika menabung sering gonta-ganti celengan dan menghitung uang yang sudah berhasil dikumpulkan.

Karena itu, bersabarlah dan jangan peduli dengan berapa isinya sekarang. Tugas kita hanya untuk memberi makan celengan dan meletakkannya pada tempat yang aman. Isi celengan harusnya rahasia jika ingin mendapatkan kejutan yang luar biasa.

6. Tujuan menabung tidak jelas


Mengapa Anda menabung? Jika Anda bisa jawab maka selamat, Anda sudah bisa mengatasi salah satu penyebab gagal menabung. Jadi, sebelum menabung, kenali manfaat menabung dan buat tujuan yang ingin dicapai dari hasil tabungan tersebut. Focus on target!

7. Tidak mengharga uang kecil


Saya menabung di celengan karena mendapat kata-kata inspirasi dari Ayah saya. Dia mengatakan bahwa banyak orang yang tidak menghargai uang kecil. Kita hanya melihat uang yang nominalnya besar. Mau tabung uang Rp100.000,-nya? Untuk pelajar pasti itu akan sulit. 

Ayah saya mengatakan bahwa uang besar sulit untuk ditabung karena lebih sering digunakan untuk berbelanja. Dan ketikan uang besar tersebut sudah pecah maka sisanya kemungkinan kecil sudah tidak dihargai. Beli inilah, beli itulah. Ternyata uang kecil tersebutlah yang sangat cocok untuk ditabung.


Jika tidak ingin gagal menabung, mulailah dengan menghargai uang-uang yang nominalnya kecil. Jika pulang dari pasar atau mall, sisihkan uang Rp2.000,-nya untuk celengan. Jika rutin dan konsisten maka percayalah dalam 1 bulan, tidak akan kurang dari Rp50.000,-. Tabungan yang sering diisi itu seperti pepatah "Sedikit demi sedikit lama-lama jadi bukit."

Itulah beberapa hal yang ternyata tidak disadari sehingga membuat sebagian besar orang, termasuk saya dan Anda gagal menabung. Apakah tabungan bisa menjadi investasi di masa depan tergantung dari cara kita menabung. Mulailah dari sekarang!

  November 11, 2018
Comment Policy: Tulis Komentar Anda Sesuai dengan Isi Artikel!
Buka Komentar
Tutup Komentar
close