12 Cara Mempercepat Kinerja Laptop Yang Terbukti Ampuh 100%

12 Cara Mempercepat Kinerja Laptop Yang Terbukti Ampuh 100%

Pasti kita sadar dengan kinerja laptop yang semakin hari sepertinya semakin menurun. Hal ini saya rasakan ketika membeli laptop Asus. Setelah 1 tahun berlalu, tingkat responnya terhadap perintah user semakin kurang, tidak seperti waktu baru pertama dipakai. Kini performanya menurun.
12 Cara Mempercepat Kinerja Laptop Yang Terbukti Ampuh 100%
Cara Mempercepat Kinerja Laptop Yang Terbukti Ampuh 100%
pixabay

Tentu saja ini disebabkan oleh beberapa hal, termasuk perawatan laptop yang kurang baik. Namun memang perlu dipahami bahwa penurunan kinerja laptop adalah sesuatu yang wajar. Tapi kita tidak harus terpaku pada prinsip tersebut. Kita punya cara yang 100% ampuh mempercepat kinerja laptop yang sudah lelet.

Cara Mempercepat Kinerja Laptop Yang Terbukti


Kita berpatokan pada sistem operasi Windows 7, 8, dan 10 aja ya, karena lebih populer digunakan saat ini. 

Langsung saja, berikut beberapa cara mengoptimalkan kinerja laptop yang lemot dengan aplikasi dan tanpa aplikasi yang telah terbukti ampuh.

1. Uninstall aplikasi tidak berguna


Sebenarnya semua aplikasi berguna, namun kadang kita tidak membutuhkannya. Karena itu, uninstall aja aplikasi yang tidak digunakan. Saya sendiri sering menghapus aplikasi yang terinstall dan menyimpan file installernya (Master aplikasi.exe) di hardisk ketika sudah tidak digunakan.

Caranya uninstall apikasi di Windows 10

Masuk ke Control Panel > Programs > Programs and Features > Klik kanan dan Uninstall aplikasi yang tidak diperlukan.

2. Gunakan CCleaner


Salah satu software pihak ketiga yang terbukti ampuh membersihkan sampah pada laptop adalah CCleaner. Cukup install dan buka aplikasinya.

- Centang semua applications pada Cleaner
- Langsung Run CCleaner
- Tunggu sampai proses selesai

Semua file chache seperti pada web browser yang memenuhi hardisk akan dibersihkan. Cara ini juga bisa diterapkan tanpa aplikasi dengan memanfaatkan fitur bawaan Windows Disk Cleanup.

3. Kosongkan Recycle Bin


Windows 7, 8, 10 dan versi sebelumnya dilengkapi dengan fitur recycle bin. Dengan fitur ini, kita yang tidak sengaja menghapus file penting dapat diselamatkan dengan metode recovery file. Namun jika file yang terhapus memang disengaja karena tidak dibutuhkan, maka sebaiknya gunakan teknik menghapus file permanen Shift + Delete. 

Jika hanya menghapus file dengan cara biasa maka bisa dipastikan file tersebut masih singgah di recycle bin. Tentu saja ini akan memenuhi ruang penyimpanan yang berdampak pada tidak optimalnya kinerja laptop.

Karena itu, pastikan untuk selalu mengosongkan recycle bin jika file yang dihapus benar-benar sudah tidak dibutuhkan.

4. Upgrade Hardware


Salah satu tips penting sebelum membeli laptop baru, khususnya untuk laptop gaming adalah support upgrade atau upgrade-able. Kadang kita membeli laptop yang speknya rendah. 

Banyak orang yang memaksa menjalankan program berat dengan menggunakan laptop spek rendah. Alhasil, aplikasi akan not responding. Karena itu, meng-upgrade RAM dan Hardisk adalah salah satu solusi terbaik yang dapat mempercepat kinerja laptop.

Pastikan selalu cek spesfikasi laptop sebelum menginstall aplikasi yang berat. Karena hal ini bisa saja tidak support pada hardware dan dapat menyebabkan laptop restart sendiri dan hang. Seperti halnya yang saya alami, mencoba menjalankan emulator android di PC windows 7 yang hanya memiliki RAM 1 gb. Hasilnya, laptop jadi super berat dan mau tidak mau, aplikasi penyebab masalah seperti ini harus diuninstall karena memang tidak bisa dieksekusi oleh hardware.

5. Batasi aplikasi startup otomatis


Di Windows 10 tidak terlalu parah tapi di Windows 7, proses booting terasa sangat lama. Salah satu penyebabnya adalah banyaknya aplikasi yang start otomatis saat laptop diaktifkan.

Cara membatasi aplikasi yang berjalan secara otomatis saat windows dijalankan sebagai berikut.

- Buka Task Manager dengan cara tekan CTRL + Shift + Esc 
- Pilih Tab Startup
- Klik kanan pada aplikasi yang tidak perlu dan pilih Disable

Dengan mendisable-kan aplikasi, program tersebut tidak akan berjalan saat booting windows. Hal ini tentu saja akan mempercepat proses startup laptop.

6. Aktifkan best performance


Jika bermain game berat membuat kinerja laptop semakin lemot maka salah satu tips ampuh membuat laptop bekerja maksimal dengan cara mengaktifkan best performance.

Namun kekurangan dari teknik ini adalah membuat baterai cepat lowbat. Karena itu, salah satu cara mengatasinya dengan cara menggunakan laptop dengan sambil di-charge.

- Klik Ikon Baterai di Taksbar kanan bawah
- Pilih Power and sleep settings
- Klik Additional power settings
- High Performance

Perlu diingat bahwa men-charge laptop sambil dipakai dapat mempengaruhi daya tahan baterai, terutama saat digunakan dalam kondisi yang panas.

Keterangan: 

- Best battery life merupakan mode hemat daya yang membuat kinerja laptop dibatasi. Kinerja akan sangat lemot dan kecerahan monitor disetting very low.

- Balanced (Recommendet) adalah mode yang sangat dianjurkan karena cukup seimbang antara baterai dan performa. Amanlah untuk baterai.

- Best performance merupakan mode yang digunakan untuk memberikan kecepatan penuh pada laptop. Namun metode ini membuat baterai cepat habis.

7. Non-aktifkan aplikasi latar belakang


Multitasking pada sistem operasi Windows telah mempengaruhi kinerja laptop itu sendiri. Terutama pada laptop yang berspesifikasi rendah. 

Mungkin kita pikir aplikasi yang berjalan hanya yang terlihat di monitor. Tapi tidak. Coba masuk ke Task Manager dan lihat aplikasi-aplikasi yang berjalan bersamaan. Sangat banyak aplikasi yang berjalan di background yang sebenarnya tidak masalah ketikan dinon-aktifkan.

8. Kurangi file di hardisk


Disk terlalu penuh juga membuat laptop lelet. Pernah lihat drive yang sudah berwarna merah? Hal ini menandakan drive sudah mulai penuh dan sebaiknya tidak boleh dibiarkan. Segera hapus file yang tidak penting. 

File-file yang memenuhi ruang penyimpanan memori, terutama pada file system tempat OS diinstall akan membuat kinerja laptop menjadi terganggu dan kurang maksimal. Solusi terbaik dari Admin Soksimon.com adalah dengan menghapus file-file yang tidak penting, termasuk gambar dan video.

9. Disable add ons atau ekstensi web browser


Tugas utama saya menggunakan laptop adalah searching informasi. Karena itu, tidak jauh-jauh dari web browser. Ternyata penggunaan ekstensi atau add ons yang berfungsi untuk memudahkan pengguna juga berdampak buruk pada kinerja laptop.

Terlalu banyak menginstall ekstensi pada browser akan membuat lemot laptop. Karena itu, disable add ons yang tidak penting pada aplikasi web browser.

10. Reset Windows


Jika 9 cara mempercepat kinerja laptop di atas masih belum cukup, langkah reset windows dapat menjadi pilihan. Hanya saja, fitur ini akan menghapus semua aplikasi yang sudah terinstall. Cara reset windows dengan cara recovery.

Reset windows ini akan membuat laptop seperti baru digunakan pertama kali seperti saat dibeli.

11. Install ulang


Cara terakhir yang sering saya pakai adalah menginstall ulang windows. Ini akan menghapus sistem operasi dan semua file yang ada di partisi sistem tempat menginstall OS sebelumnya. Namun saya hanya menggunakannya pada Windows 7 karena hanya Bootable DVD Windows 7 lah saya masih ada.

Setelah laptop diinstall ulang, pastikan merawat laptop dengan lagi lebih baik. Bisa dengan mengupdate antivirus terbaru.

12. Scan dengan Antivirus


Dulu saya tidak mau menginstall antivirus karena saya pikir dapat menambah beban kerja laptop. Memang sih, kinerja laptop kadang lebih berat karena adanya antivirus. Tapi coba lihat kejadian buruk tanpa antivirus berikut ini.

Saya sudah kapok membuka sembarangan email yang masuk di laptop. Hal ini karena salah satu virus terburuk di dunia, Ransome Wannacry pernah menjangkiti laptop saya. Saat itu, semua file di partisi E, terkunci dan karena tidak tahu cara membukanya dan si hacker minta tebusan bitcoin, saya hapus aja semua file yang terkunci.

Untunglah file yang dicompress file ZIP dan RAR tidak terkunci. Dan masih beberapa file yang tidak terkunci karena ketika laptop hang dan tidak bisa diketik maka saya langsung mematikan laptop secara paksa. Ketika dibuka, ya beberapa file terkunci dengan virus crypto.

Karena pengalaman tersebut, saya menyarankan untuk selalu berhati-hati di dunia internet. Salah satu cara mengatasi malware seperti virus ini adalah dengan menginstall antivirus.

Pada windows 10 sudah ada Windows Defender. Intinya, selalu gunakan antivirus terbaru dan terbaik. Dengan antivirus juga, kita bisa scan file dan partisi sehingga laptop menjadi lebih ringan, efisien dan memiliki kerja yang maksimal.

Kesimpulan


Kinerja laptop memang akan mengalami penurunan. Tapi kita bisa mengatasinya dengan tips-tips di atas. Banyak hal yang menyebabkan laptop menjadi lemot tapi pada umumnya disebabkan oleh kita sendiri yang terlalu memaksa laptop bekerja di luar kemampuannya. Misalnya dengan menginstall aplikasi yang berat ataupun memainkan game yang terlalu tinggi.

Namun jangan salah, beberapa laptop yang mengalami penurunan kinerja juga disebabkan oleh virus. Hal ini akan sangat berbahaya. Jika tidak segera diatasi maka virus-virus ini dapat membuat laptop semakin berat dan bisa jadi, file penting pada partisi penyimpanan data akan terjangkit juga.

Itulah beberapa cara mempercepat kinerja laptop yang terbukti ampuh. Sekarang, katakan tidak pada laptop yang lemot!
Advertisement

Baca juga:

Buka Komentar
Blogger
Disqus
1 Komentar Anda, 1000 Kebaikan Untuk Kita!

No comments

Komentar Brother's and Sista sangat dibutuhkan!