Butterfly Effect, Kupu-kupu Kecil Dapat Menciptakan Tornado

Butterfly Effect, Kupu-kupu Kecil Dapat Menciptakan Tornado

Pernah dengar tentang Butterfly effect atau efek kupu-kupu? Apa sih itu? Ini adalah suatu teori yang benar-benar membuat kita percaya bahwa hal-hal yang kecil dapat mengubah dunia yang besar. Seperti kepakan kupu-kupu yang dapat menciptakan tornado. Percaya atau tidak? Lanjutkan bacanya.
teori efek kupu-kupu, butterfly effect
Butterfly effect, kepakan kupu-kupu kecil efeknya dahsyat - pixabay


Dikutip dari Wikipedia, Efek kupu-kupu adalah istilah dalam teori kekacauan (Chaos theory) yang berhubungan dengan "ketergantungan yang peka terhadap kondisi awal", di mana perubahan kecil pada satu tempat dalam suatu sistem taklinear dapat mengakibatkan perbedaan besar dalam keadaan kemudian.

Sejarah Butterfly Effect


Butterfly effect atau istilah Indonesianya "efek kupu-kupu" adalah sebuah teori yang pertama kali dikemukakan oleh Edward Norton Lorenz pada tahun 1961. Lorenz ini adalah seorang professor bidang Matematika dan Meterologi dari MIT.

Istilah efek kupu-kupu digunakan oleh Lorenz berdasarkan judul dari Philip Merilees dalam American Association for the Advancement of Sience: "Does the flap of a butterfly's wings in Brazil set off a tornado in Texas?"

Untuk lebih lengkapnya, bisa baca sejarah butterfly effect theory di Wikipedia.

Teori Efek Kupu-kupu


Kisah butterfly effect sudah beberapa kali difilmkan. Dan memang teori ini cukup menakjubkan dan hasilnya sangat luar biasa jika kita ingin dalami lagi.

Pertama kali saya mendengar teori efek kupu-kupu ini:

"Kepakan sayap kupu-kupu kecil di Brasil dapat membuat tornado di Texas."

Saya tidak percaya! Masa kupu-kupu kecil yang kepakan sayapnya konstan dapat menciptakan badai besar di daerah yang berjauhan seperti di Amerika sana yang jaraknya ribuan mil?

Tapi bagaimana dengan ini:

"Pembakaran hutan di Kalimantan dapat berdampak buruk pada udara di Singapura?"

Kalau itu mungkin terjadi dan memang dapat terjadi. Masih belum percaya kalau kepakan kupu-kupu kecil bisa membuat tornado besar di Amerika beberapa bulan kemudian?

"Pemanasan global di Indonesia dapat membuat es di kutub utara mencair."

Itu sudah pasti.

Efek kupu-kupu adalah sebuah teori yang sangat menantang. Pada awalnya mungkin kita tidak akan percaya, tapi penjelasan-penjelasan selanjutnya membuat kita percaya bahwa segala sesuatu mungkin dan dapat terjadi.

Butterfly Effect, Kupu-kupu Kecil Dapat Menciptakan Tornado sebenarnya memberikan pemahaman tentang ketergantungan terhadap segala kondisi awal (Chaos theory).

Pemahaman tentang Butterfly Effect


Memahami butterfly effect sebenarnya tidak terlalu sulit bagi saya. Dalam kehidupan, saya tidak pernah percaya sesuatu yang kebetulan. Hal ini pun pernah saya baca di salah satu forum Kaskus. Kita mungkin berpikir bahwa banyak hal random, terjadi begitu saja secara kebetulan. Padahal tidak sama sekali. Tuhan mengatur alam semesta dan segala peristiwa alam di dalamnya dengan sangat baik.

Akibat teori ini kita bisa menghubungkan beberapa hal, yaitu sebab akibat yang dapat menyebabkan karma, tarik menarik, efek domino. Bisa dikatakan bahwa segala sesuatu yang terjadi itu memiliki hubungan, bahkan yang terkecil sekalipun yang terkadang tidak kita hitung.

Dari beberapa artikel tentang teori dan kisah butterfly effect, saya menemukan 2 pendapat yang cukup berbeda tentang hubungannya dengan kesuksesan.

1. Efek kupu-kupu


Banyak yang berpendapat bahwa efek kupu-kupu yang terjadi secara terus-menerus dapat mempengaruhi badai di Amerika. Perspektif yang pertama tentang teori ini memberikan poin bahwa dampak yang luar biasa hanya akan terjadi jika suatu pekerjaan dilakukan secara tekun dan teratur.

2. Kepakan kupu-kupu


Dan tidak sedikit yang memberikan perspektif tentang butterfly effect sebagai satu kepakan yang dapat mengubah dunia. Ada yang mengatakan bahwa dengan satu kepakan kupu-kupu yang dahsyat bahkan kecil sekalipun dapat mengguncang dunia.

Mana yang tepat? Kedua-duanya tepat dan benar. Bahkan ketika kita bisa memasukkan momentum yang tepat maka hal-hal ini memang bisa terjadi.

Kisah kesuksesan berdasarkan perspektif yang kedua mengenai efek kupu-kupu yang pernah terjadi mengenai seorang pelari. Saat sedang berlatih di pagi hari, tanpa sengaja ia melihat seseorang yang dompetnya terjatuh. Tanpa pikir panjang, pelari tersebut langsung mengambil dompet tersebut dan mengembalikannya kepada pemiliknya yang tidak lain dan tidak bukan ternyata seorang pelatih lari profesional.

Pertemuan tidak sengaja tersebut sudah mengubah hidup orang ini secara cepat. Mengembalikan dompet yang terjatuh adalah kecil dan biasa. Tapi siapa yang sangka bisa berakibat sebesar itu bagi kehidupan sang pelari?

Tapi saya yakin bahwa ada faktor yang terjadi sebelumnya hingga semua itu terjadi. Hal ini untuk mendukung teori yang pertama tentang efek kupu-kupu yang dahsyat juga lebih banyak terjadi dari hal-hal kecil yang dilakukan dengan tekun setiap hari.

Efek kupu-kupu terjadi dari hal-hal kecil yang dilakukan secara rutin. Sama seperti menabung uang. Hanya 100 rupiah setiap hari akan menjadi ratusan ribu beberapa tahun kemudian jika dilakukan secara tekun dan terus menerus. Aktivitas kecil yang akan meledak di beberapa tahun kemudian.

Mungkin hal-hal kecil yang tidak pernah kita anggap dapat mengubah kehidupan seseorang dan kehidupan kita sendiri di dunia. Bahkan kejadian di dunia dapat disebabkan oleh hal-hal kecil yang tak terduga. Banyak hal yang terjadi seperti ledakan yang pada akhirnya mempengaruhi jalannya sejarah.

Kisah Butterfly Effect


Ada ribuan kisah tentang butterfly effect yang dapat diceritakan dan berjuta-juta bahkan milyaran kejadian yang tidak dapat diceritakan satu per satu karena tidak semua menyadari akan efek kupu-kupu.

Banyak yang berpendapat bahwa beberapa hal yang terjadi adalah sebuah kebetulan belaka. Ataupun kesuksesan terjadi hanya dari hal yang besar saat seseorang berhasil memanfaatkan peluang. Tapi semua itu memiliki proses. Dan efek kupu-kupu terjadi di dalamnya. Berikut contoh butterfly effect.

Seperti halnya petani menabur benih di sawah, demikian juga efek kupu-kupu terjadi. Butuh waktu untuk hasilnya dapat dirasakan. Tapi menabur benih adalah sesuatu yang direncanakan sedangkan butterfly effect adalah hal-hal kecil yang terkadang dianggap remeh namun kemudian tidak terduga dapat menghasilkan sesuatu yang luar biasa.

Kepakan sayap kupu-kupu yang konstan atau tindakan kecil yang nyata inilah yang kadang membuat sebuah ledakan tak terduga di tahun-tahun yang akan datang.

Memanfaatkan setiap kesempatan dan tekun melakukan sesuatu yang bermakna yang hasilnya dirasakan mungkin bukan hari ini tapi pada waktunya, yang tidak terduga itulah yang dinamakan butterfly effect. Bisa dikatakan berlaku juga hukum tabur tuai.

Manfaat Butterfly Effect Dalam Kehidupan


Kita bisa berpikir bahwa dengan memanfaatkan butterfly effect, usaha yang diberikan bisa kecil dan tidak perlu besar. Benarkah demikian? Saya pikir tidak juga, karena segala sesuatu berasal dari hal-hal kecil yang tak terduga. Ledakan besar kadang diakibatkan dari hal-hal kecil. And manytimes, orang tidak menyangka bahwa itu adalah efek kupu-kupu.

Seperti halnya efek domino. Ada awal dan pada akhirnya sampai pada akhir. Saya pernah melihat gambar efek domino yang akhirnya menyebabkan karma. Orang membuat sesuatu yang menyenangkan dan pada akhirnya menimpa dirinya sendiri.

Manfaat butterfly effect dalam kehidupan banyak sekali. Mulai dari gaya hidup sampai percintaan. Banyak yang berpendapat bahwa kehidupan bisa berubah drastis akibat satu pilihan yang dilakukan secara terus menerus. Mungkin hari ini kita membuat decision yang terlihat kecil tapi efeknya bisa dirasakan beberapa hari kemudian, bulan, bahkan tahun. Tapi kadang bisa langsung hari itu juga saat momentumnya pas. Tapi tetap saja, pasti ada peristiwa awal dari semua itu, that's butterfly effect's.
Advertisement

Baca juga:

Apa Pendapatmu?
Blogger
Disqus
1 Komentar Anda, 1000 Kebaikan Untuk Kita!

No comments

Komentar Brother's and Sista sangat dibutuhkan!