Skip to main content

4 Tipe Manusia Berdasarkan Etika Yang Dimilikinya

Kita tidak akan membahas tentang pengertian etika secara rinci dan mendetail ataupun macam-macam etika menurut para ahli. Tapi kita akan membahas sesuatu yang lebih menarik daripada definisi etika dan moral, yaitu tipe manusia berdasarkan etika yang dimilikinya.
etika manusia berdasarkan tingkat kecerdasan
Etika manusia - pixabay

Setiap lini kehidupan manusia tidak bisa dilepaskan dari etika. Bahkan karena hal itulah, terdapat beberapa jenis etika berdasarkan disiplin ilmu. Misalnya etika profesi akuntansi, etika keperawatan, dan tidak ketinggalan yang dekat dengan kehidupan generasi milenial zaman now adalah etika bisnis dan komunikasi.

Semua contoh tersebut termasuk dalam etika profesi yang melahirkan kode etik. Kode etik inilah yang berfungsi untuk memberikan batasan terhadap suatu perilaku. Jika ada manusia yang menyimpang artinya sama dengan melanggar kode etik dan harus dihukum.

Perbedaan Etika dan Moral - Menurut KBBI, etika adalah ilmu tentang apa yang baik dan buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak) sedangkan moral adalah ajaran tentang baik dan buruk yang diterima umum berkaitan dengan perbuatan dan sikap.

Berdasarkan pengertian etika tersebut, kita dapat menarik kesimpulan bahwa semua manusia memiliki etika. Karena etika berkaitan dengan sikap, cara hidup, gaya dan adat istiadat yang hasilnya subyektif, berdasarkan sudut pandang masing-masing orang.

Apakah penting untuk memiliki etika? Kita tidak bisa menghakimi seseorang dengan mengatakan kamu tidak memiliki etika. Semua orang mempunyai etika, baik atau buruk tergantung orang itu sendiri dan lingkungannya.

Hal menarik yang saya maksud di artikel ini adalah pentingnya memiliki etika yang baik bagi orang pintar dan terlebih tidak pintar. Ini juga ditujukan untuk generasi milenial yang nantinya akan melanjutkan stafet kepemimpinan agar tidak menyalahgunakan kedudukannya.

Apa hubungannya antara orang beretika dan kepintaran? Mudah saja, saya mendapatkan ide artikel ini dari seseorang. Ia memberikan 4 tipe manusia beretika dan kaitannya dengan tingkat kecerdasan.

Agar lebih mudah dibahas, kita samakan aja persepsi tentang orang yang disebut tidak beretika adalah orang yang memiliki etika yang buruk.

1. Tidak cerdas dan tidak memiliki etika


Tipe manusia ini adalah tipe yang paling sulit dipahami. Sudah tidak cerdas masih juga tidak beretika. Mau jadi apa coba? Biasanya orang-orang tipe ini akan menjadi perusuh sebelum akhirnya bertobat. Jangan sampai kamu menjadi orang yang tidak cerdas. terlebih tanpa etika.

2. Tidak cerdas tetapi beretika


Manusia pada posisi ini tidak akan mudah diganggu. Sekalipun mereka tidak memiliki kecerdasan seperti yang lainnya tetapi setidaknya meraka beretika. Hal ini juga menjadi pertimbangan suatu instansi atau perusahaan dalam merekrut karyawannya. Cerdas itu penting tapi etika masih di atas segalanya. Tipe manusia yang seperti ini jauh lebih baik daripada orang yang cerdas tapi tidak beretika.

3. Cerdas dan beretika 


Iniah alasan utama banyak orang bersekolah tinggi-tinggi, yaitu untuk mendapatkan ilmu yang mencerdaskan. Mereka juga harus siap selalu untuk menyatakan etika yang benar.  Biasanya orang-orang seperti inilah yang akan menempati posisi menjadi bos, pintar dan disenangi karena memiliki etos kerja yang luar biasa. Dan pastinya beretika.

"Manusia yang benar-benar cerdas akan lebih berpotensi untuk beretika." 

4. Cerdas namun tidak memiliki etika (Etika buruk)


Pernah lihat pejabat yang mendekam di sel penjara? Tipe inilah yang paling berbahaya. Banyak orang cerdas dan menjadi hebat, menjadi orang yang sukses di suatu perusahaan atau instansi pemerintahan. Tapi pada akhrinya semuanya sia-sia karena tidak memiliki etika yang baik. Tipe nomor  4 di atas adalah orang-orang yang menyalahgunakan kecerdasan dan kedudukannya.

Pilih mana nih? Jika kamu teliti maka pasti akan memilih tipe manusia nomor 3,  cerdas dan beretika.

Jadi, kesimpulannya supaya bisa sukses adalah dengan belajar menjadi cerdas dan tetap setia dengan etika yang baik. Kesuksesan tanpa disertai etika tidak akan bertahan lama.

Etika sangat erat hubungannya dengan filsafat tetapi hari ini kita tidak membahas filosofi tersebut. Kapan-kapanlah.
Demikianlah artikel tentang pengertian etika dan tipe manusia berdasarkan kecerdasannya. Jadilah berguna dan jangan gunakan kedudukan untuk "memenuhi" kepentingan pribadi dengan jalan yang tidak sepatutnya.
  October 28, 2018
Semoga Sukses: 1 Kalimat Terbaik dari Anda Adalah Motivasi Bagi Saya!
Bagaimana Pendapat Anda?
Terima Kasih!
close