Skip to main content

Review Novel Dilan 1990 Karya Pidi Baiq - Romantisme PDKT

Review Novel Dilan 1990 - Akhir-akhir ini, salah satu karya novelis terbaik di Indonesia, Pidi Baiq berhasil membuat salah satu masterpiece-nya, Novel Dilan 1990 difilmkan. Sebelum film Dilan 1990 launching, saya menyempatkan untuk membaca novel ini pada akhir bulan Januari 2018 yang lalu. Namun karena kesibukan, baru sekarang saya akan review novel Dilan 1990 ini yang berjudul Dia Adalah Dilanku Tahun 1990
review novel dilan 1990 dia adalah dilanku
Novel Dia Adalah Dilanku Tahun 1990
Sebenarnya novel tentang kisah cinta Dilan dan Milea ini masih ada 2 seri, jadi ada 3 novel semua yang membahas kisah mereka.

1. Dia Adalah Dilanku Tahun 1990 
2. Dia Adalah Dilanku Tahun 1991
3. Suara Dari Dilan 

Sedikit informasi, film yang ramai akhir-akhir ini yang diperankan oleh Iqbal Ramadhan di kalangan anak muda hanya berkisah pada novel Dia Adalah Dilanku Tahun 1990. Jadi kisah pada tahun 1991 masih belum difilmkan. Saya hanya baca novel ini dalam bentuk file pdf sehingga setiap kali ada waktu luang maka saya dapat membacanya di mana aja.

Dalam review novel Dilan 1990 ini, kamu akan melihat beberapa topik yang dibahas seperti:

1. Review Novel Dilan 1990 per judul
2. Tema Novel Dilan 1990
3. Kelebihan dan Kekurangan Novel Dilan 1990
4. Manfaat Novel Dilan 1990
5. Mengapa membaca novel Dilan 1990 lebih disarankan dari pada hanya sekedar menonton film Dilan 1990?


Di novel Dilan 1991 tersebut, kamu akan melihat konflik-konflik dalam hubungan berpacaran Milea dan Dilan. Banyak yang kecewa lho, hubungan mereka yang penuh romantisme pada bagian 1 berakhir dengan kata putus... Pastikan untuk lanjut baca novel bagian 2 ini karena masih lanjutan dari novel Dilan 1990.

Review Novel Dia Adalah Dilanku Tahun 1990


Judul Novel : Dia Adalah Dilanku Tahun 1990
Penulis : Pidi Baiq
Penerbit : DARI Mizan, Anggota Ikapi, PT Mizan Pustaka
Jumlah Halaman : 330 halm. (File PDF) 
Kategori : Novel Romantis

"Cinta itu indah, jika bagimu tidak, mungkin kamu salah milih pasangan" - Pidi Baiq 

"Jangan rindu! Rindu itu berat, biar aku aja!" Dilan 1990. Kalimat yang bisa dikatakan terucapkan di mana-mana di seluruh kehidupan anak remaja akhir-akhir ini. Ya, dia adalah Dilan yang telah membuat banyak wanita terkagum-kagum karena tingkah lakunya.

Novel ini menggunakan sudut pandang orang pertama, aku yang seolah-olah semua kejadian di dalam novel ini diceritakan oleh Milea Adnan Husein. Pembukaan novel dilan 1990 berjudul "Aku", di mana pada bagian ini Milea memperkenalkan dirinya. Cara perkenalan diri yang lumayan unik dan berbeda dari novel-novel yang biasanya saya baca. 

Milea memperkenalkan asal-usul keluarganya mulai dari ayahnya yang seorang anggota TNI dan ibunya yang dulu dikenal sebagai vokalis band di Bandung. Milea adalah gadis dari Jakarta yang harus pindah ke Bandung, tepatnya di daerah Buah Batu karena ayahnya dipindah tugas di Bandung.

Di sinilah kisah Milea dan sang peramal dimulai. Sejak pindah ke Bandung, Milea pindah SMA Negeri yang menurutnya adalah sekolah paling romantis di dunia.

Pertemuannya dengan Dilan dengan cara diramal membuat Milea agak risih pada awalnya. Namun kejutan dari Dilan yang berbeda dan selalu bisa membuatnya bahagia dan merasa surprise membuatnya akhirnya jatuh hati pada sang peramal.

Dalam novel Dilan 1990, kisah romantisme Dilan dan Milea membuat siapapun ingin mengukir kisah cinta yang semanis mereka. Dilan adalah salah satu anak yang terkena dampak kenakalan remaja. Dia merupakan salah satu anak geng motor di Bandung. Bahkan perannya di geng motor tersebut cukup sangar, panglima tempur.

Dalam novel ini, terdapat 25 judul yang menceritakan setiap kejadian atau tokoh tersendiri yang sangat menarik. 

1. Aku


Di sini Milea menceritakan keluargannya dan rumahnya di daerah Buah Batu pada tahun 1990-an. Caranya menggambarkan suasana rumah dan keluarganya sangat menarik dan tidak membuat bosan sama sekali.

2. Sang Peramal


Salah satu bagian yang paling romantis yang memberikan inspirasi kepada para remaja yang ingin berkenalan dengan seseorang. Kalimat Aku ramal.. juga menjadi salah satu kalimat yang identik dengan novel Dilan ini. Di sini Milea bercerita tentang pertemuannya dengan Dilan. Baca sendiri deh, atau jika kamu sudah nonton ya pasti kamu sedang senyum-senyum saat ini.

3. Dia Adalah Dilan


Pada bagian inilah, Milea akhirnya mengetahui bahwa sang peramal tersebut adalah Dilan.

4. Warung Be Eem


Warung ini juga menyimpan banyak cerita antara Dilan dan Milea. Warung yang menjadi tongkrongan geng motor, anak SMA maupun yang bukan, satu sekolah maupun yang berbeda sekolah.

5. Papan Pembatas Kelas


Menceritakan salah satu keusilan Dilan yang membuatnya harus harus berurusan dengan guru BP lagi. Awalnya saya pikir akan terjadi gempa, ternyata mereka lagi.

6. Dilan Menghilang


Menjelang hari ulang tahun Milea, Dilan seolah tidak ada pergerakan sama sekali. Semua teman-temannya menyambut Milea dengan ucapan selamat ulang tahun, mendapat kado boneka dari Nandan dan juga kejutan ulang tahun dari Beni pacarnya yang di Jakarta dengan datang ke Bandung.

7. Teka-teki Silang


Saat semuanya telah memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada Milea, masih ada satu yang kurang. Ucapan selamat ulang tahun dari Dilan. Akhirnya yang ditunggu-tunggu pun datang. Dilan akhirnya memberikan kado spesial yang tak terlupakan untuk Milea yang sedang berulang tahun, sebuah kado teka-teki silang yang jauh dari kata mewah tapi maknanya sangat berharga.

8. Dilan Menjauh


Dilan menghilang dalam novel ini bercerita tentang Dilan yang seakan tidak peduli lagi dengan Milea. Setelah di beberapa judul sebelumnya, Dilan dengan intensif mendekati Milea namun pada hari-hari berikutnya ada sedikit kelonggaran yang diberikan oleh Dilan. 

Cara Dilan mendekati Milea ini cukup unik. Alasan Dilan menjauh hanya karena Dilan berpikir bahwa Milea sudah berpacaran dengan Nandan, ketua kelas Milea. Cukup berhasil! Saat Dilan seakan menjauh, Milealah yang kemudian mencarinya dan menanyakan kabarnya.

9. Cerdas Cermat


Sangat menarik! Dilan yang terkenal sebagai anak yang nakal di sekolahnya mengikuti cerdas cermat dengan mewakili kelasnya. Di sinilah kamu akan tertawa dan memuat siapapun yang melihatnya akan tertawa habis-habisan. Entah sengaja atau tidak, Dilan yang selalu tercepat dalam menekan bel tidak dapat memberikan jawaban yang benar, malah terkesan ngawur sehingga semua ikut bahagia.

10. Geng Motor


Di sinilah identitas Dilan sebagai salah satu anggota geng Motor. Dalam geng tersebut, Dilan mendapat gelar panglima tempur.

11. Peristiwa Jakarta


Peristiwa yang satu ini cukup menyedihkan. Milea yang pergi ke Jakarta untuk mendukung teman sekolahnya dalam pertandingan ujian cerdas cermat harus mengalami kejadian memalukan dari pacarnya, Beni yang mempermalukannya di depan umum karena melihat Nandan dan Milea yang sedang makan.

12. Aku Sakit


Sepulang dari Jakarta, Milea tidak masuk sekolah karena sakit. Salah satu tingkah unik Dilan dalam mendekati Milea akhirnya berlanjut lagi. Saat semuanya menjenguk Milea, Dilan hanya mengantarkan Bi Asih, seorang tukang pijit.

13. Beni dan Mas Ato


Sejak kejadia di Jakarta, Milea sudah malas berhubungan dengan Beni lagi. Akhirnya, Beni datang ke Bandung dengan Mas Ato, pamannya yang seorang pengacara untuk menjadi mediator antara Beni dan Milea.

14. Pendapatku tentang Beni


Pada bagian inilah, Milea menceritakan semua keburukan tentang Beni, mulai dari sikapnya yang kasar dan cemburuan.

15. Putus dengan Beni


Endingnya, Milea memutuskan Beni.

16. Susiana


Susiana adalah salah satu tokoh dalam novel Dilan yang juga menyukai Dilan. Dia merupakan ketua dari gengnya, anak-anak tajir di sekolah mereka. 

17. Kang Adi


Kang Adi adalah salah satu mahasiswa ITB yang menjadi guru les private Milea dan Airin, adik Milea. Selain sebagai guru les, Kang Adi juga memiliki perasaan tersendiri terhadap Milea. Cukup menyebalkan melihat cara pendekatan Kang Adi terhadap Milea.

18. Dilan vs Suripto


Untuk alasan apapun, seharusnya ini tidak boleh terjadi. Kejadian bermula saat Dilan keluar dari barisan kelasnya dan masuk ke barisan kelas Milea saat sedang upacara hari Senin. Pak Suripto yang seorang Guru BP mendapati Dilan dan menarik bajunya kemudian menampar Dilan. Sontak saja, Dilan tidak tinggal diam dan menghajar Pak Suripto. Kejadian ini tidak boleh dicontoh ya!

19. Bunda


Karena peristiwa tersebut, Bunda Dilan yang juga adalah seorang kepala sekolah di SMA yang lain dipanggil atas kasus Dilan. Di sini diceritakan tentang Bunda, ibu dari Dilan yang kemudian bertemu dengan Milea.

20. Jalan-jalan


Untuk pertama kalinya, Milea menaiki motor sang peramal dan berkeliling Bandung.

21. Syukuran


Salah satu dari yang sama sekali tidak menarik karena hanya menceritakan Kang Adi yang keluarganya sedang mengadakn syukuran dan mengundang Milea dan keluarganya untuk hadir. Entah mengapa, setiap bahasannya tentang Kang Adi, saya baca novelnya jadi tidak semangat. wkwkwk

22. Rencana Penyerangan


Cinta Milea terhadap Dilan membuat Milea sangat mengawasi Dilan terutama dalam hal hubungannya dengan geng motor. Pada sub judul ini, Milea menceritakan perjalanannya menyusuri jalan Buah Batu yang saat itu masih sepi dan sejuk.

23. Pergi dengan Kang Adi


Bahas Kang Adi lagi, jadi malas. Pada bagian ini, intinya Milea sangat galau karena telah berjanji untuk tidak pergi dengan Kang Adi tapi karena terpaksa ia harus pergi.

24. Berantem dengan Anhar


Saat Milea sedang mencari Dilan di warung Bi Eem, terjadi konflik penamparan oleh Anhar terhadap Milea. Kejadian inilah yang membuat Anhar harus berantem dengan Dilan. Anhar adalah teman geng motor Dilan yang masih satu sekolah dengan mereka. 

Pada novel Dilan 1990 diceritakan bahwa Dilan menghajar habis-habisan Anhar. Tapi sebenarnya, pada bagian ketiga novel karya Pidi Baiq ini, yaitu Suara Dari Dilan, Dilan membuat pengakuan yang cukup mengungkapkan persahabannya dengan Anhar. Ia mengatakan bahaw saat itu, Anhar tidak ingin meladeni Dilan.

25. Malam Hari


Inilah kisah Milea kembali ke kehidupannya sekarang yang telah selesai menceritakan kisah romantisnya dengan Dilan di Bandung dulu saat masih duduk di bangku SMA.

Tema Novel Dilan 1990

Jika kita menelusuri dengan seksama, maka novel Dilan ini memiliki beberapa tema. Namun secara khusus tema yang paling menonjol adalah tema romantisme. Hal ini didukung oleh cara pendekatan Dilan ke Milea yang sangat unik dan membuat siapapun akan terkagum. 

Selain tema romantisme, tema yang diangkat di sini juga adalah seputar dunia remaja pada masa SMA. Kisah SMA yang penuh dengan cerita menarik. Mulai dari kisah cinta dan juga kenakalan remaja seperti berantem dan geng-gengan. Ada juga tema yang sangat cukup menarik yaitu hubungan antara anak dan orang tua. Dalam novel ini, hubungan antara Bunda dan Dilan juga sangat akrab.

Kelebihan Novel Dilan 1990

Kelebihan novel ini tidak perlu dipertanyakan lagi. Saat film ini diangkat ke dalam sebuah film, bisa diketahui bahwa novel ini sudah pasti novel yang hebat dan memiliki cerita yang menarik. Cara Pidi Baiq dalam menggunakan Milea sebagai sudut pandang orang pertama yang menceritakan kehidupan Milea dan Dilan juga sangat menarik. Dialog singkat yang penuh makna cinta juga sering muncul di novel ini.

Kekurangan Novel Dilan 1990

Untuk kekurangan, pastinya ada. Setiap karya manusia pasti memiliki kekurangan. Menurut pendapat saya, kekurangan novel Dilan 1990 hanya pada beberapa dialog yang sulit dipahami karena mungkin mengandung makna tersirat. Dan sebagian dialognya juga seperti aneh. Tapi it's oke lah! Karena kita hanya fokus pada kisah cinta Milea dan Dilan sehingga masalah tersebut tidak terlalu diperdebatkan.

Manfaat Novel Dilan 1990

Jika kamu masih remaja, cara pendekatan Dilan tersebut dapat menginspirasi kamu dalam menjadi orang yang lebih terbuka dan kreatif. Sosok Dilan yang penuh dengan kejutan membuatmu menjadi orang yang tidak kaku dalam bertindak. Tidak hanya dengan kata-kata tapi juga tindakan. Kita melihat bahwa romantisme Dilan tidak hanya di mulut saja tapi juga melalui tindakan.

Banyak sekali ungkapan singkat dalam sebuah kalimat yang dapat berhasil mengungkapkan perasaan tanpa banyak teka-teki. Tapi kamu tidak perlu jadi Dilan kedua kok, kamu sudah romantis. Just be yourself and try to be better!

Mengapa membaca novel lebih disarankan dari pada hanya menonton filmnya?

Saat sebuah karya seperti novel diangkat ke dalam sebuah film, kita pasti dapat mengetahui bahwa novel tersebut sangat digemari dan memiliki rating yang baik. Hal ini juga berlaku bagi novel lainnya seperti novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. 

Dalam novel Dilan 1990, cerita tentang tokoh-tokohnya sangat lengkap jika dibandingkan dengan film yang hanya membahas sebagian besar karakter tokoh-tokoh utama karena terbatas oleh durasi. Namun dalam film Dilan 1990 sebenarnya memang sudah cukup dalam menggambarkan semua cerita menarik dalam novel Dilan 1990. Bisa dikatakan bahwa membaca novel sebelum menonton filmnya lebih banyak memberikan keuntungan karena kita dapat memahami suatu karakter secara lengkap dan menyeluruh.

Jika kamu membaca novel 1990 maka pada kisah novel Dilan 1991, kamu akan melihat kisah cinta Milea dan Dilan yang penuh romantisme. Namun berapa banyak yang tahu, jika hanya menonton film Dilan 1990 bahwa kisah cinta seindah Dilan dan Milea dapat berakhir dengan perpisahan?

Pada novel Dilan 1991, Dilan dan Milea akhirnya putus dan memilih jalan hidupnya masing-masing dengan pasangan yang berbeda. Kisah Pak Suripto dan Anhar yang sempat konflik dengan Dilan ternyata tidak seburuk itu, Hal ini diungkapkan oleh Novel Dilan 3 : Suara Darii Dilan, di mana pada novel tersebut Dilanlah yang menjadi tokoh yang bercerita.

Review Novel Dilan 1990 Karya Pidi Baiq - Romantisme PDKT. Cinta tidak hanya dibuktikan oleh puisi tapi juga juga kemampuan untuk melakukan sesuatu yang membuat pasangan senang...


Bagaimana menurutmu novel Dilan 1990 ini? Bagikan pendapatmu di kolom komentar di bawah! Demikianlah review novel Dilan 1990, Dia Adalah Dilanku 1990 karya Pidi Baiq yang berhasil memukau banyak remaja di Indonesia. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

  September 30, 2018

Comment Policy: Tulis Komentar Anda Sesuai dengan Isi Artikel!
Buka Komentar
Tutup Komentar
close