Skip to main content

Bertani di Lahan Sempit dengan Hasil Melimpah

Bertani di lahan sempit yang menguntungkan - Pernah dengar lahan sempit penghasil uang? Atau istilah lahan sempit untung besar? Istilah ini adalah istilah yang cocok digunakan dalam sistem pertanian modern yang mana tidak membutuhkan lahan yang luas. Modal dikit untuk besar!

Bertani adalah salah satu kegiatan yang menyenangkan. Salah satu yang paling menyenangkan dari pertanian adalah tidak terlalu sulit untuk dijalankan. Misalnya saja, bertani atau memiliki tanaman di halaman rumah, terutaman di kota-kota besar sudah sangat mungkin. Dengan sistem tanam tabulampot maka pekarangan rumah atau teras pun bisa menjadi lapangan terbuka hijau.

Bertani di Lahan yang Sempit

memanfaatkan halaman rumah untuk berkebun
Bertani di halaman rumah sendiri

Mungkin tulisan ini dapat menjadi solusi bagi anda yang hobi tanaman dan ingin bertani namun tidak memiliki lahan yang luas. Dengan tulisan ini semoga kita dapat memanfaatkan lahan yang sempit tersebut menjadi peluang usaha yang besar.

Bertani adalah sebuah kegiatan yang menyenangkan sekaligus dapat membawa berkat. Dengan hasil kerja keras mereka setiap hari kita dapat menikmati nikmatnya nasi dan berbagai sayuran lainnya. Tidak sedikit orang yang mau bertani namun terkendala oleh lahan yang sempit.

Beberapa dari mereka ada yang putus asa namun ada juga yang selalu berusaha dan membuat inovasi hanya agar mereka dapat bertani dilingkungan mereka yang tidak mendukung bagi beberapa orang. Sejauh ini, ada beberapa teknik bertani dilahan yang sempit, seperti hidroponik dan tabulampot.

Bertani dan memanfaatkan halaman rumah yang sempit dengan sistem tanam dalam pot ini mewajibkan kita untuk mengetahui tanaman yang menguntungkan dan memiliki peluang di sama depan.

Kedua cara bertani di lahan yang sempit ini memang sangat menguntungkan. Beberapa makanan pokok sehari-hari tidak perlu kita beli jika menanamnya sendiri, seperti cabai, tomat, sayur-sayuran, dan sebagainya. Bertani dilahan sempit juga dapat membawa kesuksesan di dunia bisnis. Tidak sedikit yang telah berhasil membawa hasil pertanian mereka di lingkungan tempat tinggal yang tidak terlalu luas ke ajang pertandingan bisnis dunia.

Pada tulisan ini, kita akan lebih fokus ke tanaman tabulampot. Bertani di lahan sempit memang sangat cocok digunakan dengan teknik tabumpot atau tanaman buah dalam pot. Teknik ini tidak membutuhkan lahan yang luas dan dapat dimulai dari rumah sendiri.

Bertani dengan sistem tabulampot menjadi pilihan karena merupakan pekerjaan yang santai, terutama bagi mereka yang hobi dan menyukai tanaman. Memiliki tanaman yang berbuah didalam pot dengan ukuran yang kecil merupakan impian para pecinta tanaman.

Tanaman-tanaman yang dikelolah dengan sistem tabulampot dapat berbuah dalam jangka waktu yang singkat. Hanya kurang lebih satu tahun bagi tanaman jeruk cangkok atau sambung pucuk untuk dapat berbuah lebat. Juga dipengaruhi oleh cara perawatan tanaman.

Pada awalnya, teknik bertani sistem tabulampot tidak membutuhkan banyak keahlian. Namun seiring dengan berjalannya waktu dan pengamatan maka pengetahuan tentang sifat-sifat tanaman akan didapatkan. Dan itu harus melalui eksperimen karena pengetahuan tidak datang dengan sendirinya.

Bertani dengan sistem tabulampot juga dapat berorientasi pada bisnis. Tanaman yang berbuah dalam pot dengan diameter tanaman yang relatif kecil tentu saja akan menarik perhatian orang lain.

Karena itu, tanaman tabulampot merupakan salah satu peluang yang harus dimanfaatkan semua orang yang mau membangun bisnisnya di bidang pertanian.

Tunggu apa lagi? Segera bertani dengan sistem tabulampot sekalipun wilayah pertanian tidak seluas yang dipikirkan.
Demikianlah tulisan tentang cara bertani di lahan yang sempit, secara khusus dengan sistem tabulampot yang menggunakan pot sebagai media tanam. Semoga bermanfaat!
  September 30, 2018
Semoga Sukses: 1 Kalimat Terbaik dari Anda Adalah Motivasi Bagi Saya!
Bagaimana Pendapat Anda?
Terima Kasih!
close