Skip to main content

Akibat Dosa Manusia

Pengertian Dosa Menurut Alkitab


Apa itu dosa? Menurut Alkitab, dosa adalah ketidakmampuan manusia untuk taat kepada perintah Allah. Ketidaktaantan yang melahirkan dosa itu adalah pemborantakan terhadap Allah yang dapat terjadi melalui pikiran, perkataan, dan perbuatan.
akibat dari dosa manusia
Akibat Dosa - pixabay.com

Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah (1 Yohanes 3:4).

Asal Mula Dosa Manusia


Dalam Kejadian 2:15-17, manusia pertama yang ditempatkan di taman Eden diberi 2 perintah, yaitu:

- Mengusahakan dan memihara taman itu
- Tidak memakan buah pohon pengetahuan

Dosa bermula dari kesengajaan manusia untuk tidak taat kepada Allah dan lebih memilih mengikuti keinginan hatinya yang dikendalikan oleh iblis. Perintah Allah mereka abaikan.

Kejadian 3:1-24 dengan jelas menggambarkan bagaimana manusia yang ditempatkan di Taman Eden melanggar perintah Allah dengan memakan buah pohon yang berada di tengah-tengah taman itu sehingga mereka jatuh ke dalam dosa.

Macam-macam Dosa


Dosa bukan hanya terjadi melalui perbuatan, namun bisa terjadi melalui perkataan bahkan yang lebih ekstrim lagi, dosa bisa datang dari hati dan pikiran manusia. Mari kita lihat jenis-jenis dosa menurut Alkitab.

- Dosa Karena Pikiran


Dosa karena pikiran dan hati dapat kita lihat dalam Matius 5:28 "... Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. Lagi contoh dosa karena pikiran seperti kesombongan, membeda-bedakan manusia.

- Dosa Karena Perkataan


Kolose 3:8 "... marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulut. Itu semua adalah contoh dosa karena perkataan.

Yakobus 3:2 "Sebab semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang juga mengendalikan seluruh tubuhnya."


 - Dosa Karena Perbuatan


Kolose 3:5 "...Segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserahakan, yang sama dengan penyembahan berhala. Dosa  karena perbuatan ini adalah semua pelanggaran terhadap hukum Allah yang dilakukan melalui tindakan.

Ketiga jenis dosa di atas tetaplah dosa. Firman Tuhan: Barangsiapa mengabaikan salah satu dari perintah itu, maka ia bersalah terhadap seluruhnya.

Contoh Dosa yang Paling Sering dilakukan Manusia


Apakah dosa yang paling sering dilakukan manusia? Dosa yang paling sering dilakukan manusia dan terkadang sudah dianggap biasa adalah dosa karena lidah.

- Kesombongan


"Iblis paling sering menggunakan kesombongan agar manusia jatuh ke dalam dosa" - Pdt. Gilbert Lumoindong

Kesombongan dapat terjadi di dalam pikiran, perkataan dan perbuatan manusia. Mengapa manusia sombong? Merasa lebih atau karena ingin dipuji.

- Amarah


Marah dan meluapkan amarah juga adalah dosa. Apakah kita dilarang marah? Tidak, tapi seorang Kristen yang percaya tidak tidak akan membiarkan dirinya hidup di dalam amarah. Marah hanya akan membuat suasana hati menjadi kacau. Sebenarnya kalau kita marah kita menyiksa diri kita sendiri. Teriak-teriak gak jelas, stress.

- Menghina


Dosa lainnya juga adalah menghina sesama. Menghina bukan hanya melalui perkataan tapi juga melalui perkataan dan pikiran. Ketika kita memandang rendah seseorang maka kita sudah melakukan pelanggaran terhadap hukum Allah. Baca Yakobus 2:4.

- Iri Hati


Tidak puas dengan hidup sendiri adalah salah satu dosa yang paling sering dilakukan oleh manusia. Kita sering membandingkan kehidupan orang lain dengan kehidupan kita. Kita iri hati dengan berkat yang dialami oleh seseorang sehingga kita tidak bisa melihat berkat Tuhan dalam hidup kita sendiri.

Rumput tetangga lebih hijau dapat menjadi penyebab iri hati. Kadang hidup yang kita keluhkan adalah kehidupan yang diinginkan orang lain - Jack Ma (Pendiri Alibaba) 

Yakobus 4:17, Jadi jika seseorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi tidak melakukannya, ia berdosa.

Semua contoh di atas saling berkaitan dan kadang berdiri bersama-sama. Kadang, ketika sombong kita juga akan menghina. Ataupun kita marah karena kita merasa lebih hebat dari orang yang lain. 

Masih banyak dosa yang sering kita lakukan oleh sebab itu, pengenalan akan hukum Allah sangat penting agar kita tidak hidup di dalam dosa. Jangan sampai kita masih hidup di dalam dosa! Why?

Akibat Dosa


Apa saja akibat yang ditimbulkan oleh dosa?

- Kehilangan Kemuliaan di Hadapan Allah


Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan  kemuliaan Allah (Yakobus 3:23. Kehilangan kemuliaan di hadapan Allah membuat manusia jauh dari pada Allah. 

Pengertian dari “KEHILANGAN KEMULIAAN TUHAN” dalam Roma 3:23 adalah : 

- KEHILANGAN KEMULIAAN TUHAN = KEHILANGAN KEHIDUPAN KEKAL
- KEHILANGAN KEHIDUPAN KEKAL = KEMATIAN DI HADAPAN TUHAN
- KEMATIAN DI HADAPAN TUHAN = KEHIDUPAN DI DALAM DOSA [Efesus 2:1-3] 

Sumber http://www.sarapanpagi.org/dosa-menurut-alkitab-vt7985.html

Saat kita hidup di dalam dosa maka kita mati di hadapan Tuhan.

Baca juga Mengapa Orang Masih Suka Berbuat Dosa?

- Ketakutan


Apakah kita hidup di dalam ketenangan? Atau sebaliknya, kita masih hidup di dalam ketakutan? Ada teror di mana-mana yang selalu menghantui kita? Ketakutan disebabkan oleh dosa. Karena pelanggaran kita, kita hidup di dalam ketakutan.

Mengapa kita memiliki rasa takut? Karena kita tidak setia. Ketika kita melakukan kesalahan maka kita akan selalu was-was tentang kehidupan kita. Hal ini sama dengan yang dialami oleh Adam dan Hawa setelah memakan buah yang dilarang, mereka takut menghadapi kedatangan Tuhan lalu bersembunyi (Kejadian 3:8)

- Kesusahan dan Penderitaan


Akibat dosa Adam dan Hawa, mereka diusir keluar dari Taman Eden dan harus hidup di dalam penderitaan. (Kejadian 3:16-19)

- Upah Dosa Adalah Maut


Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut (Yakobus 1:15).

Rencana Allah Untuk Pemulihan Manusia


Sekalipun manusia jatuh ke dalam dosa, Allah tetap memberikan jalan kepada manusia untuk datang kepada-Nya. Berkali-kali, Allah menyatakan diri-Nya melalui nabi-nabi-Nya untuk kembali kepada-Nya. Bahkan, Ia memberikan standar hidup kudus agar manusia dapat hidup di hadapan Allah dengan memberikan Hukum Taurat. Namun, karena kelemahan manusia, mereka tidak dapat melakukan hukum taurat dan melanggar kesepuluh hukum.

Yesaya 53:6 "Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing mengambil jalannya sendiri, tetapi Tuhan menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian."

Rencana Allah dengan hukum taurat adalah agar manusia sadar bahwa mereka telah jatuh ke dalam dosa dan membutuhkan Penyelamat. Kristus hadir untuk melakukan pemulihan hubungan antara manusia dan Allah (Restorasi) (2 Korintus 5:21).

Dan ketika hidup di bawah Kristus, kita bebas dari penghukuman di bawah hukum taurat. Hidup di bawah Kristus berdasarkan kasih karunia maka kita tidak akan melanggar hukum taurat. Karena pelanggaran terhadap hukum taurat adalah pelanggaran terhadap kekudusan Allah.

Penyebab Utama Manusia Jatuh ke dalam Dosa


Semua dosa yang dilakukan manusia berasal dari keinginan. Manusia jatuh ke dalam dosa karena banyaknya keinginan-keinginan di dalam hatinya. Keinginan tersebutlah yang melahirkan kesombongan, iri hati, marah, dan berbagai dosa lainnya. Keinginan yang memunculkan hawa nafsu dan berbagai keinginan daging lainnya yang bertentangan dengan kehendak Allah. Semua dosa berasal dari keinginan di dalam hati manusia.


Bagaimana dengan Dosa Masa Depan?


Banyak sekali orang yang menganggap remeh dosa. Mereka berbuat dosa dengan sengaja kemudian bertobat kembali atas dasar kasih karunia, Allah adalah setia dan adil.

Roma 3:24 dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.

Yesus mati hanya sekali sekali untuk menebus dosa manusia.

1 Yohanes 1:8-10 mengatakan bahwa kita semua berdosa. Jika kita mengatakan bahwa kita tidak berdosa maka kita menipu diri sendiri. Tetapi jika kita mengaku dosa kita maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.

Ketika kita hidup di bawah kasih karunia Allah maka kita TIDAK LAGI HIDUP DI DALAM DOSA. Bagaimana jika kita berdosa lagi? Kita memang lemah tetapi kita tidak menggunakan kasih karunia dan kelemahan kita sebagai kesempatan untuk berbuat dosa. 

Pada akhirnya, kita harus selalu berusaha untuk hidup kudus dihadapan Allah dengan berusaha berkenan. Orang percaya pun harus selalu bertobat dan berdoa kepada Tuhan. 

Baca juga Ilustrasi Lucu Tentang Kuasa Doa Tapi Menyentuh Hati

Jangan menyalahgunakan kasih karunia sebagai kesempatan untuk berbuat dosa. Kita tidak akan tahu kapan dan saat itu tiba. Jangan sampai, ketika Ia datang, kita didapati-Nya dalam ketidaktaatan. Hari Tuhan datang seperti pencuri karena itu berjaga-jagalah dan tetap berdoa.

Ketika kita hidup di dalam dosa maka kita mati di hadapan Allah. Mati di hadapan Allah berati kita masih belum menerima kasih karunia di dalam Tuhan Yesus. Bagaimanakah kita bisa mengatakan bahwa kita telah menerima kasih  karunia sementara hidup kita jauh dari pada yang diteladankan Tuhan Yesus? Think about it!
  September 30, 2018
Comment Policy: Tulis Komentar Anda Sesuai dengan Isi Artikel!
Buka Komentar
Tutup Komentar
close